
Graha CIMB Niaga di Jakarta. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – Menikmati berbagai kemudahan transaksi sudah pasti dirasakan kebanyakan orang di era digital saat ini. Tidak bisa dipungkiri hingga kini masyarakat, utamanya generasi muda acapkali memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
Tak sedikit orang memanfaatkan kemudahan transaksi yang kini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan praktis sesuai kebutuhan, mulai dari transfer, isi saldo, top up e-wallet, pembayaran, hingga akses ke berbagai pilihan tabungan serta investasi.
Potensi besar itu dimanfaatkan PT Bank CIMB Niaga Tbk
(CIMB Niaga) yang terus beradaptasi dengan menghadirkan beragam program maupun
inovasi layanan untuk menjawab kebutuhan nasabah dan masyarakat di semua
lapisan.
Sejak 1955, CIMB Niaga konsisten berinovasi menghadirkan
produk dan layanan yang relevan dengan setiap tahapan kehidupan nasabah, hingga
tumbuh menjadi bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia. Kini CIMB
Niaga menjadi partner jutaan nasabah di tanah air, dan memperkuat posisinya
sebagai mitra finansial yang diandalkan untuk beragam kebutuhan.
Perjalanan lebih dari tujuh dekade CIMB Niaga ditandai
dengan berbagai inovasi yang turut mewarnai perkembangan industri perbankan
nasional. Mulai dari bank pertama di Indonesia yang mengenalkan mesin Anjungan
Tunai Mandiri (ATM) pada 1987. Bahkan menjadi bank pertama yang menyediakan layanan
perbankan secara online pada 1991, hingga transformasi digital melalui OCTO
yang terus berkembang dengan fitur makin lengkap dan relevan sesuai kebutuhan
nasabah yang dinamis.
Perusahaan perbankan yang berdiri pada 26 September 1955
ini terus berinovasi menghadirkan ekosistem finansial yang mudah dan nyaman.
Melalui aplikasi dan website OCTO, nasabah dapat melakukan berbagai aktivitas
perbankan secara praktis serta fleksibel kapan saja dan di manapun. Termasuk
mengakses layanan transaksi valuta asing secara real-time untuk 15 mata uang.
Sementara kalangan pelaku usaha dapat mengandalkan
OCTOBIZ untuk mengelola transaksi dan operasional bisnis secara lebih efisien.
Bagi merchant, tersedia OCTO Merchant sebagai solusi penerimaan pembayaran
digital.
Head of Marketing, Brand & Customers Experience CIMB
Niaga, Amir Widjaya mengatakan, kemampuan mengelola keuangan menjadi salah satu
fondasi penting agar generasi penerus dapat terus berkembang dan mencapai
tujuan hidup mereka.
CIMB melihat itu sebagai peluang dengan menghadirkan OCTO
untuk Pejuang Mimpi, yang diluncurkan pada awal Oktober 2026. Inisiatif ini
dirancang guna membantu generasi muda mengelola keuangan secara lebih mudah,
praktis, dan relevan dengan gaya hidup digital masa kini.
“Kami melihat generasi muda Indonesia memiliki semangat
besar untuk terus maju dan mewujudkan berbagai aspirasi mereka. Karena itu,
CIMB Niaga ingin hadir sebagai partner yang membantu mereka mengambil langkah
finansial yang tepat sejak dini,” ujar Amir.
Nasabah CIMB Niaga memanfaatkan aplikasi OCTO di setiap aktivitas sehari-hari. (Foto: Fattahur)
CIMB Niaga juga menghadirkan OCTO lewat pendekatan Jurus
O-C-T-O, yaitu Olah Dana, Capai Mimpi, Tangkis Risiko, dan Optimalkan Keseruan.
Melalui OCTO, generasi muda dapat mengelola kebutuhan finansial sehari-hari,
menabung, berinvestasi, mempersiapkan dana untuk masa depan, serta menikmati
berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.
Generasi muda juga dapat membuka rekening secara digital
hanya dalam beberapa menit dan menikmati berbagai kemudahan transaksi agar
mereka dapat memulai perjalanan finansial dengan lebih praktis dan sesuai
kebutuhan.
Salah seorang nasabah CIMB Niaga, Fibri Damayanti mengaku
kerap menggunakan aplikasi OCTO untuk berbagai aktivitas transaksional
sehari-hari, mulai dari belanja, transfer, mengisi token, menabung, dan
lainnya. Perempuan asal Banyuwangi ini merasa dimudahkan dengan layanan digital
yang dihadirkan CIMB Niaga.
"Karena sekarang serba digital, saya sering pakai
QRIS di aplikasi OCTO untuk belanja kebutuhan, termasuk transfer, top up
e-wallet, bayar tagihan, isi token listrik dan pulsa juga lewat OCTO, cepat dan
simpel," kata perempuan berusia 34 itu.
Fibri juga menceritakan pengalamannya menabung di CIMB
Niaga Tabunganku. Karena sejak 2018 menjadi nasabah, ia tak perlu lagi biaya
administrasi bulanan. Sehingga jumlah dana simpanannya tetap utuh.
"Sampai sekarang saya masih setia dengan CIMB Niaga,
selain simpel juga tidak ada biaya admin bulanan. Kalau transfer antarbank dan
tarik tunai juga bebas biaya," ungkap Fibri saat ditemui usai melakukan
setor tunai di mesin ATM CIMB Niaga di Banyuwangi pada Kamis, (8/10/2026).
Adopsi OCTO terus menunjukkan tren positif. Pada semester
I 2026, transaksi QRIS melalui OCTO meningkat 65 persen secara year on year
(YoY). Sementara pembukaan rekening pertama melalui OCTO tumbuh 89 persen YoY.
Transaksi reksa dana naik 48 persen YoY dan transaksi obligasi naik 112 persen
YoY, mencerminkan semakin tingginya preferensi nasabah terhadap layanan
perbankan digital yang praktis, mudah, dan terintegrasi.
CIMB Niaga juga memperkenalkan kampanye Go Dompetless, Wear Pocketless yang merefleksikan perubahan gaya hidup generasi muda yang semakin mengandalkan teknologi digital dalam berbagai aktivitas, termasuk bertransaksi dan mengelola keuangan.
Pada Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 4 September,
CIMB Niaga memanfaatkan momentum ini untuk mendengarkan aspirasi dan menegaskan
komitmen untuk senantiasa mengutamakan nasabah melalui layanan yang penuh
empati, serta Simpler, Better, dan Faster. Komitmen tersebut merupakan wujud
nyata dari purpose CIMB Niaga, Advancing Customers and Society.
Customer Experience, Insight & Protection Head CIMB
Niaga Mila Widyani menyatakan, bagi CIMB Niaga, nasabah adalah sumber inspirasi
yang mendorong perusahaan untuk terus berkembang, berinovasi, dan memberikan
layanan terbaik dari waktu ke waktu. Kepercayaan yang diberikan nasabah selama
lebih dari tujuh dekade menjadi fondasi penting yang membentuk perjalanan CIMB
Niaga hingga saat ini.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan serta terus menghadirkan layanan yang membantu nasabah mewujudkan berbagai aspirasi dan tujuan finansialnya. Bekerja dari hati bagi kami berarti memahami bahwa setiap layanan yang kami hadirkan memiliki arti lebih besar dari sekadar transaksi. Mulai dari mendukung kebutuhan finansial individu, membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis, hingga mendampingi nasabah mewujudkan berbagai rencana masa depannya,” kata Mila.
Teller Kantor Cabang CIMB Niaga Banyuwangi melayani nasabah dengan ramah. (Foto: Fattahur)
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, CIMB Niaga terus
meningkatkan customer experience melalui beragam inovasi dan layanan yang
mengedepankan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan. Selain dapat menikmati
berbagai solusi perbankan yang komprehensif dan terintegrasi melalui aplikasi
dan website OCTO, OCTOBIZ, OCTO Merchant, serta jaringan kantor cabang dan
Digital Lounge.
Bahkan di tahun ini CIMB Niaga berinovasi menghadirkan
Ask OCTO yang dapat diakses selama 24 jam setiap hari melalui aplikasi OCTO
maupun WhatsApp resmi CIMB Niaga. Melalui layanan ini, nasabah dapat melakukan
chat maupun panggilan bebas pulsa dari mana saja, termasuk saat berada di luar
negeri.
Selain menghadirkan inovasi dan layanan perbankan, CIMB
Niaga juga konsisten berkontribusi nyata melalui empat pilar Corporate Social
Responsibility (CSR) yang mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Empat
pilar itu menjangkau sektor pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,
pemberdayaan ekonomi, serta iklim dan lingkungan.
Pilar pendidikan menjangkau lebih dari 114 ribu pelajar
penerima manfaat melalui program literasi keuangan dan lebih dari 1300 pelajar
penerima manfaat dari Program Beasiswa CIMB Niaga. Pilar kesehatan dan
kesejahteraan masyarakat menghadirkan inisiatif
program cegah stunting bersama UNICEF untuk 1.000 anak di NTT.
Pilar pemberdayaan ekonomi mendukung lebih dari 900 UMKM,
terutama yang dikelola perempuan dan teman disabilitas di Indonesia Timur serta
mendampingi 26 sosial bisnis di berbagai daerah. Pada pilar iklim dan
lingkungan mencakup penanaman 115.400 bambu dengan potensi serapan karbon lebih
dari 15.000 ton CO₂
secara akumulatif sejak tahun 2019, memberdayakan lebih dari 900 petani, serta
pemanfaatan energi terbarukan.
Dari sisi kinerja, CIMB Niaga tak perlu diragukan karena
telah berhasil mempertahankan kinerja positif pada kuartal 2026, dengan laba
sebelum pajak sebesar Rp 2,3 triliun dan menghasilkan earnings per share Rp
70,20.
CIMB Niaga senantiasa menjaga posisi permodalan dan
likuiditas yang baik dengan capital adequacy ratio (CAR) dan loan to deposit
ratio (LDR) masing-masing sebesar 25,3 persen dan 89,2 persen. Total aset
konsolidasian sebesar Rp 368,2 triliun per 31 Maret 2026.
Total dana pihak ketiga (DPK) meningkat menjadi Rp260,1
triliun (+2,3 persen YoY), didorong oleh pertumbuhan CASA sebesar 12,2 persen
YoY menjadi Rp 192,3 triliun, sehingga rasio CASA naik menjadi 73,9 persen.
Total kredit atau pembiayaan tumbuh 2,2 persen YoY menjadi Rp 235,1 triliun, dengan
pertumbuhan tertinggi berasal dari Corporate Banking sebesar 4,8 persen YoY,
diikuti segmen Usaha Kecil Menengah (UKM) sebesar 1,2 YoY, serta Consumer
Banking sebesar 0,2 persen YoY. Pertumbuhan kredit atau pembiayaan ritel
terutama didorong oleh pertumbuhan Kredit Pemilikan Mobil (KPM) yang meningkat
4,0 persen secara tahunan.
Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah)
jug berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan
total pembiayaan sebesar Rp 52,9 triliun dan DPK sebesar Rp 45,0 triliun per 31
Maret 2026. CIMB Niaga Syariah juga terus memperkuat struktur pendanaannya
dengan meningkatkan dana murah melalui jaringan komunitas serta kemitraan
strategis syariah, guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan sekaligus
memperluas pengembangan ekosistem keuangan syariah nasional.
Dari sisi keberlanjutan, CIMB Niaga menjalankan berbagai
inisiatif terintegrasi untuk mendukung nasabah dan masyarakat, baik dari aspek
lingkungan maupun sosial. Pada kuartal pertama 2026, Bank mencatat pembiayaan
berkelanjutan sebesar Rp 60,2 triliun atau hampir 26 persen dari total
outstanding pembiayaan.
Capaian ini mencerminkan ekspansi yang berkelanjutan pada
sektor-sektor prioritas, termasuk energi terbarukan dan sektor Usaha Mikro, Kecil,
dan Menengah (UMKM), serta pertumbuhan portofolio sustainability-linked loans.
Hingga Maret 2026, pembiayaan UMKM mencapai Rp 25,7 triliun atau sekitar 43
persen dari total portofolio pembiayaan berkelanjutan Bank, menegaskan fokus
kuat CIMB Niaga terhadap pembiayaan yang inklusif dan berdampak sosial.
Presiden Direktur and CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan
menyampaikan rasa syukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat,
didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang
solid, dan fundamental bisnis yang sehat.
"Pertumbuhan pendapatan tetap terjaga stabil,
didukung oleh strategi serta dedikasi seluruh karyawan kami dalam memberikan
layanan optimal kepada seluruh nasabah dan stakeholders. Adapun perolehan
positif ini didorong oleh pengelolaan biaya yang disiplin, serta pertumbuhan
kredit yang selektif dengan dukungan pendanaan current account savings account
(CASA) yang kuat dan mencapai rasio CASA tertinggi sebesar 73,9 persen,
sehingga memperkuat kemampuan kami dalam menjaga margin," ujar Lani.
"Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit
bermasalah (non-performing loan/NPL) di bawah rata-rata industri, dan biaya
kredit (cost of credit/CoC) yang tetap terjaga di bawah 1 persen. Selain itu,
bisnis wealth management dalam melayani nasabah Preferred dan Private Wealth
juga terus menunjukkan kinerja yang baik, tercermin dari rata-rata assets under
management per nasabah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat basis
pendapatan kami yang semakin terdiversifikasi," sambungnya.
Pelayanan nasabah di Graha CIMB Niaga di Jakarta. (Foto: Istimewa)
Kedepan, lanjut Lani, dengan kinerja imbal hasil yang
tetap terjaga dan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan di masa
mendatang, kami akan terus memprioritaskan pertumbuhan fee-based income untuk
memperkuat pendapatan inti, sekaligus menjaga margin yang baik melalui
penguatan basis CASA dan pendanaan yang disiplin. Pertumbuhan kredit akan
dilakukan secara pruden, dengan tetap menempatkan kualitas aset dan ketahanan
portofolio sebagai fokus utama.
"Seluruh langkah ini selaras dengan strategi Forward30 serta purpose kami, yaitu Advancing Customers and Society, untuk terus mendukung nasabah dan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan mimpi dan aspirasi mereka. Hasil yang baik pada kuartal ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mempercepat berbagai inisiatif strategis, menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi Indonesia,” imbuhnya.
Lani melanjutkan, inovasi dan fokus pada kebutuhan
nasabah (customer centricity) tetap menjadi landasan pengembangan digital CIMB
Niaga, sejalan dengan komitmen Bank untuk menghadirkan layanan terintegrasi
yang simpler, better, faster. Pada kuartal pertama 2026, sebanyak 90,6 persen
transaksi keuangan nasabah dilakukan melalui kanal branchless banking, meliputi
aplikasi dan website OCTO, OCTOBIZ, Automated Teller Machines (ATM), serta OCTO
Pay.
Seiring meningkatnya adopsi layanan digital, CIMB Niaga
terus mengintegrasikan kanal fisik dan digital melalui konsep Digital Branch dan
Digital Hub. Kantor cabang ini memadukan kapabilitas layanan mandiri digital
dengan tetap mempertahankan sentuhan layanan personal yang ramah khas CIMB
Niaga, sehingga nasabah dapat menyelesaikan layanan seperti pembukaan rekening,
pencetakan kartu debit, dan pembaruan Customer Information File (CIF) dalam
waktu sekitar lima menit. Hingga 31 Maret 2026, CIMB Niaga mengoperasikan 35
Digital Branch dan 38 Digital Hub di berbagai wilayah Indonesia.
OCTO juga mendukung nasabah dalam membangun dan mengembangkan aset keuangan dengan akses ke berbagai instrumen investasi, seperti reksa dana, SBN Ritel, obligasi sekunder (ritel dan korporasi), serta fitur jual beli emas. Layanan ini turut dilengkapi dengan pemantauan portofolio dan insight terintegrasi, termasuk kinerja investasi dan arus kas (cash flow).
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, CIMB Niaga terus meningkatkan customer experience dengan menghadirkan berbagai produk dan layanan yang komprehensif melalui 386 cabang dan jaringan, termasuk 28 Digital Lounge. Per 31 Maret 2026, jaringan Bank secara nasional didukung oleh 2.402 ATM (termasuk CRM dan MDM), serta 517.492 EDC, QR dan e-Commerce.
Presiden Direktur and CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan. (Foto: Istimewa)
Seiring dengan terus berkembangnya kebutuhan bisnis, CIMB
Niaga menghadirkan OCTOBIZ, solusi perbankan digital terintegrasi yang
dirancang untuk membantu nasabah non-retail dalam mengelola transaksi domestik
maupun internasional dengan lebih mudah, efisien, aman, dan terintegrasi. Cocok
untuk bisnis dari berbagai skala, termasuk kecil, menengah, maupun besar. Sejak
soft launch pada Februari 2026, OCTOBIZ telah diadopsi oleh lebih dari 20.000
perusahaan
"Digitalisasi pengelolaan keuangan bisnis adalah
langkah penting bagi pelaku bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional
sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Dengan tagline Pintar Atur
Bisnis Pakai OCTOBIZ, kami menghadirkan platform ini sebagai mitra terpercaya
dan solusi komprehensif bagi nasabah bisnis untuk mengelola seluruh kebutuhan
perbankan mereka secara lebih cerdas dan produktif. OCTOBIZ dapat diandalkan
sebagai solusi perbankan yang memberdayakan para pelaku bisnis untuk memperluas
bisnis sekaligus mewujudkan mimpi dan aspirasinya,” ujar Lani.
Melalui semangat "Bekerja dari Hati" yang
diusung CIMB Niaga, mengantarkan perusahaan meraih berbagai penghargaan
bergengsi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Yang terbaru yakni
Cross-Border Payment Initiative of the Year dan Digital Consumer Banking
Initiative of the Year pada kategori ABF Retail Banking Awards, serta Best FX
Bank of the Year pada kategori ABF Wholesale Banking Awards. Asian Banking and
Finance Awards merupakan salah satu ajang penghargaan paling prestisius di
industri keuangan Asia Pasifik yang memberikan pengakuan kepada institusi
perbankan atas inovasi, kualitas layanan, serta kontribusinya dalam mendorong
kemajuan industri perbankan di kawasan.
Domestic Green Financing Bank of the Year (Indonesia)
pada ajang ABF Wholesale Banking Awards 2026 dan Green Deal of the Year
(Indonesia) pada ABF Corporate & Investment Banking Awards 2026.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen CIMB Niaga dalam memperluas
pembiayaan berkelanjutan, mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon,
serta mewujudkan purpose Advancing Customers & Society melalui berbagai
solusi pembiayaan hijau yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Adapula lenghargaan Best SME Bank Indonesia 2026 dari
Euromoney sebagai apresiasi atas keberhasilan transformasi layanan small medium
enterprise (SME) Banking melalui pendekatan yang berfokus pada kebutuhan
Business Owner, didukung model layanan terpadu One Relationship Manager (One
RM), inovasi digital melalui OCTO dan OCTOBiz, solusi inklusif, serta komitmen
terhadap keberlanjutan. (*)
