Anggota DPRD Banyuwangi Terlibat Narkoba Jalani Rehabilitasi Jalan di BNNKBNNK Banyuwangi

Anggota DPRD Banyuwangi Terlibat Narkoba Jalani Rehabilitasi Jalan di BNNK

Ilustrasi. (Foto: canva.com)

KabarBanyuwangi.co.id - Proses hukum oknum anggota DPRD Banyuwangi berinisial ADR yang diduga terseret kasus dugaan penyalahgunaan narkoba masih bergulir.

ADR dirujuk ke Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi untuk menjalani rehabilitasi jalan bersama tiga orang lainnya yang diduga turut terlibat dalam kasus yang sama.

Selain ADR, tiga orang yang juga turut menjalani rehabilitasi jalan yakni, ARR anggota DPRD Situbondo, UAM anggota DPRD Kabupaten Malang, serta N pengusaha asal Banyuwangi.

Baca Juga :

Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol Rachmat Kurniawan membenarkan adanya pelimpahan empat orang tersebut. "Iya, benar. Kemarin malam kami menerima pelimpahan empat orang," kata Rachmat kepada wartawan, Kamis (1/10/2026).

Sebelumnya, keempat orang tersebut diamankan anggota Polrestabes Surabaya saat diduga sedang mengonsumsi narkoba di sebuah kamar hotel di wilayah Surabaya.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan delapan orang. Termasuk menyita beberapa barang bukti, antara lain, pil ekstasi dan plastik sisa sabu-sabu. Perkaranya diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ).

Polrestabes Surabaya kemudian mengajukan asesmen ke Tim Asesmen Terpadu (TAT) BNNP Jawa Timur, yang kemudian ditindaklanjuti oleh BNNK Surabaya sebelum penanganan terhadap empat orang tersebut dilimpahkan ke BNNK Banyuwangi.

"Namun terhadap empat orang itu berdasarkan hasil asesmen, kami menerima limpahan rehabilitasi jalan," beber Rachmat.

Berdasarkan hasil asesmen, kata Rachmat, keempat orang tersebut dilimpahkan ke BNNK Banyuwangi untuk menjalani rehabilitasi jalan. Mereka diperbolehkan pulang setelah menjalani layanan sesuai program rehabilitasi yang ditetapkan.

Rachmat belum dapat memastikan berapa lama proses rehabilitasi akan berlangsung. Ia mengaku masih harus mempelajari berkas pelimpahan dan berkoordinasi dengan tim rehabilitasi.

"Terkait berapa lama proses rehabilitasi, belum bisa saya jawab. Saya belum di Banyuwangi dan belum mempelajari berkasnya. Saya masih akan berkoordinasi dulu dengan Ketua Tim Rehabilitasi," ujarnya. (fat)