Ruang Arsip Kantor Dinas Kesehatan Banyuwangi TerbakarDamkarmat Banyuwangi

Ruang Arsip Kantor Dinas Kesehatan Banyuwangi Terbakar

Petugas Damkarmat menyiram kebakaran di ruangan arsip Dinas Kesehatan Banyuwangi. (Foto: Tangkapan layar)

KabarBanyuwangi.co.id - Ruangan tempat menyimpan arsip dan alat tulis kantor (ATK) milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi, terbakar pada Selasa (29/9/2026).

Beruntung kobaran api berhasil dengan cepat dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi. Penyebab kebakaran masih diselidiki.

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Damkarmat Banyuwangi Salam Bikwanto mengatakan, peristiwa terjadi sekira pukul 09.10 WIB dan baru dilaporkan beberapa menit kemudian.

Baca Juga :

"Setelah menerima laporan sekira pukul 09.34 WIB, Regu Brama kita berangkatkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 09.45 WIB," ujar Salam.

Berdasarkan keterangan beberapa pegawai Dinkes yang dihimpun Damkarmat, sebelum kebakaran terjadi, terdapat aktivitas pembakaran untuk membersihkan lahan yang ditumbuhi rumpun bambu di sisi timur kantor Dinkes.

Tak berselang lama, pegawai melihat munculnya asap dan kobaran api di bagian luar bangunan arsip. Api kemudian membesar dan merambat ke dalam bangunan yang menyimpan sejumlah material mudah terbakar, seperti kardus dan plastik.

Pegawai sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan yang tersedia. Namun, kobaran api sulit dikendalikan sehingga Sekretaris Dinkes menghubungi Damkarmat untuk meminta bantuan.

Penyebab kebakaran ruang penyimpanan arsip dan ATK milik Dinkes tersebut masi diselidiki. Petugas juga melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengumpulkan keterangan saksi dan mengidentifikasi sumber api.

"Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan dan melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian," kata Salam Bikwanto.

Sejumlah barang berhasil diselamatkan, di antaranya komputer, printer, kipas angin, perangkat sound system, ATK, dan arsip. Sementara itu, kerugian materiil akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 2 juta. (fat)