
Aktifitas penyeberangan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. (Foto: Fattahur/dok)
KabarBanyuwangi.co.id – PT ASDP Indonesia memprediksi adanya lonjakan mobilitas masyarakat pada momentum perayaan Hary Raya Nyepi yang tahun ini berdekatan dengan periode Angkutan Lebaran 2026.
Pada Angkutan Lebaran 2026, mobilitas masyarakat diproyeksikan meningkat signifikan. Secara nasional, ASDP memperkirakan total pergerakan mencapai sekitar 5,8 juta penumpang dan 1,4 juta kendaraan.
Khusus lintasan Jawa menuju Bali, jumlah penumpang
diprediksi tumbuh sekitar 10 persen dan kendaraan meningkat 9,3 persen
dibandingkan periode sebelumnya.
Sementara arus sebaliknya dari Bali menuju Jawa juga
diproyeksikan meningkat dengan pertumbuhan sekitar 9,5 persen pada penumpang
dan 8,7 persen pada kendaraan.
ASDP bersama pemangku kepentingan menyiapkan 350 personel
di Pelabuhan Ketapang dan 250 personel di Pelabuhan Gilimanuk yang akan
disiagakan di pelabuhan, buffer zone, serta titik krusial lainnya untuk
mendukung kelancaran operasional penyeberangan.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengimbau
masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dengan membeli tiket
melalui platform resmi Ferizy yang sudah dapat dipesan sejak H-60 sebelum
keberangkatan.
“Hindari pembelian tiket melalui calo dan pastikan data
diri diisi sesuai identitas agar proses perjalanan berjalan lancar,” ujar Windy
dalam keterangan pers rilis yang diterima pada Jumat (6/3/2026).
Pengguna jasa yang memanfaatkan aplikasi Ferizy juga
mendapatkan fleksibilitas perjalanan, termasuk fasilitas refund dengan potongan
25 persen serta reschedule dengan potongan 10 persen dari harga tiket, sehingga
masyarakat dapat menyesuaikan rencana perjalanan sesuai kondisi cuaca.
"Dengan kesiapan operasional yang diperkuat serta
dukungan digitalisasi layanan, kami berkomitmen menghadirkan perjalanan
penyeberangan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat selama periode
Angkutan Lebaran 2026," kata Windy. (fat)