
Kobaran api sasar lahan ilalang di Kelurahan Kertosari, Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id
– Dua insiden kebakaran melanda wilayah Kecamatan Banyuwangi (Banyuwangi
Kota) dalam waktu yang hampir bersamaan pada Rabu sore hingga malam
(10/6/2026).
Amukan si jago merah menghanguskan bangunan tandon air di
Kelurahan Sobo yang areanya berdekatan dengan SDN 1 Model dan lahan kosong
di Kelurahan Kertosari, di dekat SDN 2 Kertosari.
Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Banyuwangi, Salam
Bikwanto, membenarkan kejadian beruntun tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan
Regu Brama setelah menerima laporan warga melalui Call Center.
"Personel kami bergerak cepat melakukan lokalisasi api
di dua titik berbeda agar dampak kebakaran tidak merembet ke permukiman
sekitar," ujar Salam Bikwanto saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2026).
Tandon Air Rumah Kosong di Sobo Terbakar
Kebakaran pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.30
WIB di Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo. Api membakar bangunan tandon air
berukuran 3x3 meter milik Masturi (61).
Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya
sedang merawat anaknya yang melahirkan di Kelurahan Kebalenan. Kepulan asap
pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Edi Suntik (48).
"Diduga kuat penyebabnya berasal dari korsleting
listrik pada mesin pompa air yang sudah lama tidak digunakan namun aliran
listriknya tetap tersambung. Percikan api kemudian menyambar pakaian di
sekitarnya," jelas Salam.
Sebanyak 4 unit armada pemadam dikerahkan. Petugas berhasil
menjinakkan api utama dalam waktu 10 menit. Akibat insiden ini, pemilik rumah
mengalami kerugian materiil sekitar Rp2.000.000 setelah tandon, sepeda kayuh,
dan tumpukan pakaian hangus terbakar.

Rumah kosong di Kelurahan Sobo, Banyuwangi
diamuk si jago merah. (Foto: Tangkapan layar)
Lahan Ilalang di Kertosari Ikut Diamuk Api
Belum lama penanganan di Kelurahan Sobo selesai, armada
Damkarmat kembali meraung menuju Jalan Ikan Arwana, Kelurahan Kertosari sekitar
pukul 17.44 WIB.
Kebakaran hebat melanda lahan kosong penuh ilalang seluas
30x42 meter. Anak penjaga lahan, Ghofur Kurniawan (32), mendapati api sudah
membesar dan mendekati area perumahan warga.
"Peristiwa kedua di Kertosari diduga akibat aktivitas
pembakaran sampah yang ditinggalkan. Tiupan angin yang kencang membuat api
dengan cepat merembet ke rumput kering," tambah Salam.
Petugas melakukan penyemprotan taktis di sisi barat dan
utara untuk memblokade arah angin. Dibantu unsur Polri, api akhirnya berhasil
dipadamkan total pada pukul 18.01 WIB tanpa adanya korban jiwa maupun kerugian
materiil berarti.
Imbauan Damkarmat Banyuwangi
Berkaca dari dua kejadian ini, Salam Bikwanto meminta
masyarakat Banyuwangi untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.
"Kami mengimbau warga untuk memastikan mencabut aliran
listrik pada alat elektronik yang sudah tidak terpakai. Selain itu, hindari
membakar sampah di lahan kosong lalu ditinggalkan tanpa pengawasan, terutama
saat kondisi angin kencang," pungkasnya. (man)