Arus Balik Penyeberangan Ketapang-Gilimauk Meningkat, Pengguna Jasa Diminta Atur WaktuASDP Ketapang

Arus Balik Penyeberangan Ketapang-Gilimauk Meningkat, Pengguna Jasa Diminta Atur Waktu

Kendaraan roda dua dan empat bersiap naik kapal dari dermaga Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. (Foto: Fattahur)

KabarBanyuwangi.co.id – ASDP melaporkan peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang menuju Bali pada arus balik Lebaran 2026.

Berdasarkan data ASDP mencatat 192 trip pada H+2, sebanyak 45.615 orang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+2. Angka ini meningkat 10,7 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sementara kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H+2 mencapai 8.417 unit atau naik 31,6 persen. Kendaraan roda empat sebanyak 4.876 unit atau turun 2,8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.744 unit.

Baca Juga :

Kemudian truk yang menyeberang pada H+2 mencapai 675 unit atau naik 24,1 persen. Sedangkan bus sebanyak 308 unit atau turun 6,7 persen dibanding tahun sebelumnya.

Total seluruh kendaraan tercatat 14.276 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+2 atau naik 18,8 persen dibandingkan realisasi periode tahun lalu sebanyak 12.012 unit.

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano menyampaikan bahwa situasi pelabuhan dan pelayaran sampai saat ini berjalan normal. Jumlah kapal yang dioperasikan sebanyak 29 dari total 55 armada yang tersedia.

"Situasi pelabuhan dan pelayaran sampai saat ini berjalan normal, dengan didominasi kendaraan roda dua yang menyeberang dari Jawa ke Bali," kata Yossianis Marciano di Posko Angkutan Lebaran Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Rabu (25/3/2026).

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano saat memberikan keterangan di Posko Angkutan Lebaran Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. (Foto: Fattahur)

ASDP memprediksi lonjakan arus balik akan terjadi pada tanggl 26 sampai 29 Maret 2026. Pengguna jasa diimbau untuk menghindari waktu-waktu padat serta merencanakan perjalanan dengan baik.

"Kami senantiasa mengingatkan pemudi untuk memilih waktu keberangkatan atau kepulangan ke Bali tidak di tanggal atau waktu-waktu yang padat. Kami juga berharap agar pemudik menjaga kondisi fisik dan kendaraan demi keselamatan perjalanan," ucapnya. (fat)