
Proses evakuasi jenazah dilakukan oleh tim SAR gabungan. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – Seorang bocah berusia 7 tahun berinisial A hanyut terseret arus saat mandi di Sungai Pengondangan, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekira pukul 07.00 WIB. Korban terseret arus saat mandi bersama teman-temannya di sungai yang tak berada jauh dari rumahnya.
Teman korban yang mengetahui kejadian itu, segera pulang
untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga dan warga sekitar.
Beberapa warga lantas melakukan pencarian.
Bocah malang itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia
pada Sabtu (7/3/2026), setelah sebelumnya sempat dilaporkan hilang dan diduga
hanyut tenggelam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I
Made Oka Astawa mengatakan, korban ditemukan oleh pemancing yang kemudian
diinfokan ke warga dan tim SAR.
"Dalam proses pencarian, Tim SAR Gabungan
mendapatkan informasi dari warga bahwa korban telah ditemukan di aliran Sungai
Pengondangan," kata Made Oka.
Made Oka mengungkapkan, korban berhasil dievakuasi dalam
kondisi meninggal dunia pada koordinat 8°24’22.6”S - 114°05’08.4”E, sekitar 5,5
kilometer dari lokasi kejadian dengan radial 134,34°.
"Selanjutnya jenazah korban dibawa menuju rumah duka
untuk diserahkan kepada pihak keluarga," sambungnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi
menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta apresiasi
kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian.
"Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Terima
kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses
pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” jelasnya.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi kami tutup
dan seluruh unsur yang terlibat kami kembalikan ke kesatuannya masing-masing,”
pungkasnya. (fat)