BAMAG Banyuwangi Apresiasi Hasil Survey Publik Terhadap PolriBAMAG Banyuwangi

BAMAG Banyuwangi Apresiasi Hasil Survey Publik Terhadap Polri

Pendeta Anang Sugeng Sulistyanto (baju putih) dalam acara vaksin Covid-19 di RS NU Rogojampi, Banyuwangi. (Foto: Dok/Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Banyuwangi sangat mengapresiasi kepercayaan publik terhadap Polri menurut survey Indikator Politik Indonesia (IPI) beberapa waktu lalu.

Ketua BAMAG Banyuwangi, Pendeta Anang Sugeng Sulistyanto mengatakan meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri itu tidak terlepas ketegasan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo menindak oknum aparat kepolisian yang menyalahgunakan jabatannya.

"Meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri itu tidak terlepas dari ketegasan Kapolri untuk menegakkan reformasi hukum dikalangan Polri," tegas Pendeta Anang Sugeng Sulistyanto, Rabu (29/3/2023).

Baca Juga :

Dalam penegakkan hukum tidak pandang bulu. Bahkan aparat Polri yang melanggar ditindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, dan memberikan efek jera oknum-oknum yang menyalahgunakan jabatannya," imbuhnya.

Menurutnya meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri ini, tidak terlepas sikap tegas Kapolri Listyo Sigit menggambarkan jika polisi itu tidak kebal hukum. Serta Polri berusaha untuk dekat dengan masyarakat.

"Publik melihat ada perubahan sangat signifikan di Polri. Tidak ada lagi polisi yang mentang-mentang, arogan dan merasa kebal hukum. Yang menjadi catatan masyarakat, Polisi berusaha dekat dengan masyarakat untuk mengayomi, dan komunikatif," terangnya.

Anang Sugeng menghimbau kepada Polri agar terus melakukan pembenahan, dan netral dalam penegakkan supremasi hukum.

"Ke depan, Polisi harus lebih profesional, dan terus berbenah. Polisi harus lebih dekat dengan masyarakat dan netral. Selain itu polisi jangan terkooptasi dengan kepentingan politik praktis dan kekuasaan," tutup Pendeta Anang Sugeng. (man)