Pelaku dibawa masuk ke sel tahanan Polsek Banyuwangi usai kedapatan bawa sajam ke masjid. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id - Gara-gara membawa senjata tajam (sajam) saat ke masjid, pria berinisial AAA (36), warga Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi diamankan aparat kepolisian. Peristiwa itu terjadi di Masjid Ahmad Dahlan, Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Rabu (13/4/2022) kemarin.
Kapolsek Banyuwangi, AKP Kusmin membenarkan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03:30 WIB tersebut, Kamis (14/4/2022). "Benar, saat ini yang bersangkutan telah diamankan di Mapolsek Banyuwangi. Pelaku kita amankan beserta barang bukti sebilah pisau dengan panjang sekitar 28 sentimeter berikut sarung pisau warna coklat," ujar Kusmin.
Kusmin menuturkan, pelaku diamankan usai pihaknya mendapat
laporan dari petugas keamanan masjid. Mulanya petugas mencurigai gelagat pelaku
yang tiba-tiba sujud di halaman parkir masjid.
Saat itu, petugas kemanan masjid melihat pelaku membawa
sebilah pisau yang diselipkan di balik bajunya. "Petugas keamanan masjid
melihat pelaku membawa sajam dari balik bajunya ketika pelaku sujud di halaman
parkir masjid," ungkap Kusmin.
Petugas keamanan masjid terus memperhatikan gerak-gerik
pelaku mulai dari halaman parkir hingga pelaku mondar-mandir di dalam masjid.
"Di dalam masjid, pelaku muter-muter seperti orang
bingung. Petugas keamanan masjid terus mengikuti dan memantau pelaku hingga
kuliah subuh," kata Kusmin.
Setelah kuliah subuh, barulah petugas keamanan masjid
menghampiri pelaku dan mempertanyakan maksud pelaku membawa sajam ke dalam
masjid.
"Saat ditanya terkait sajam yang dibawanya, pelaku
malah menangis dan mengaku mau bertemu salah satu ustad untuk bertobat. Pelaku
saat itu juga menyerahkan sajam kepada petugas keamanan masjid,"
terangnya.
Setelah itu, petugas kemanan masjid menghubungi petugas
kepolisian. Tak lama setelahnya, aparat kepolisian datang untuk mengamankan
pelaku.
Namun saat diperiksa petugas, jawaban pelaku malah
ngelantur dan mengaku habis mengonsumsi 8 butir trihexypenidyl atau pil trex.
Dari hasil pengembangan penyelidikan juga terungkap bahwa
pelaku sempat terlibat cekcok dengan istrinya sebelum datang ke masjid membawa
sajam.
Kusmin menambahkan, pihaknya telah membawa pelaku ke
psikiater untuk melihat kondisi kejiwaan pelaku. "Sudah kita periksakan
namun hasilnya masih belum keluar. Kemungkinan dua hari kedepan baru
keluar," pungkasnya. (fat)