Beli dari UMKM, Forpimda Banyuwangi Bagikan 10 Ribu Takjil GratisPemkab Banyuwangi

Beli dari UMKM, Forpimda Banyuwangi Bagikan 10 Ribu Takjil Gratis

(Foto: Humas/kab/bwi)

KabarBanyuwangi.co.id - Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi membagikan sepuluh ribu takjil gratis kepada masyarakat, di Jalan A. Yani, depan kantor Pemkab Banyuwangi, Selasa (12/4/2022). Takjil yang diberikan merupakan produk dari UMKM yang dijual di pasar takjil Ramadan.

Bupati Ipuk Fiestiandani, Kapolresta Kombespol Nasrun Pasaribu, Komandan Kodim (Dandim) Letkol Kav. Eko Julianto Ramadan, dan Komandan Lanal Letkol Laut (P) Ansori turun langsung membagikan takjil gratis kepada warga yang melintas di jalan poros kota Banyuwangi tersebut.

Hadir pula Ketua Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi Nova Flory Bunda dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) M. Rawi turut melakukan bagi-bagi takjil gratis. Selain itu, Forpimda juga mengajak elemen mahasiswa dan Pramuka untuk membagikan takjil kepada pengguna jalan.

Baca Juga :

Kapolresta Nasrun mengatakan, jumlah takjil yang dibagikan mencapai 10 ribu. Takjil tersebut dibeli dari para pedagang atau pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Banyuwangi.

"Makanan dan minuman yang dijual pedagang di Pasar Takjil kami borong untuk kami bagikan ke warga. Jadi omzet pedagang takjil tidak berkurang, karena memberdayakan pedagang kecil dan UMKM," kata dia.


(Foto: Humas/kab/bwi)

Kapolresta menambahkan menunjukkan kekompakan segenap jajaran Forpimda Banyuwangi. "Kami memang selalu kompak untuk Banyuwangi," tuturnya.

Sementara Bupati Ipuk menyatakan kegiatan ini bagian mendukung program pengembangan dan pemberdayaan UMKM di Banyuwangi.

"Kita beli dari UMKM dan kami bagikan untuk rakyat. Seperti roda berputar, saling mendukung. Semoga ini membawa berkah untuk Banyuwangi," pungkasnya.

Selain itu, bagi-bagi takjil gratis tersebut merupakan bagian upaya merajut harmoni di Banyuwangi. Dia berharap, kekompakan jajaran Forpimda tersebut dapat menjadi contoh bagi rakyat Banyuwangi. "Harus kompak untuk Banyuwangi yang lebih baik," pungkas Ipuk. (Humas/kab/bwi)