Pedagang telur dan daging ayam di Pasar Banyuwangi. (Foto: Fattahur)
KabarBanyuwangi.co.id - Harga telur ayam di Pasar Banyuwangi, naik mencapai Rp. 27.000 per kilogram. Kenaikan harga telur dipicu tingginya harga pakan ternak.
Salah seorang pedagang telur di Pasar Induk Banyuwangi, Askaya (60) mengatakan, harga telur ayam saat ini naik dikisaran Rp. 5.000, menjadi Rp. 27.000 per kilogram. "Sudah seminggu terakhir ini harga telur naik menjadi Rp. 27.000 per kilo," katanya, Senin (30/5/2022).
Kenaikan harga telur menurutnya, karena peternak menaikkan
harga telur seiring dengan tingginya harga pakan ternak. Selain itu,
meningkatnya permintaan telur ayam pada musim hajatan juga memicu naiknya harga
telur.
"Hajatan seperti sunatan dan kawinan banyak sekarang.
Katanya juga karena harga pakan naik, sehingga harga telur juga ikut-ikutan
naik," bebernya.
Naiknya harga telur di pasaran ini juga berdampak pada daya
beli masyarakat. Sebagian konsumen mengurangi jumlah pembelian. "Banyak
pembeli yang mengeluh harga telur kok naik lagi. Sehingga mereka mengurangi
pembelian," kata Askaya.
Tak hanya telur, harga daging ayam juga mengalami kenaikan
meski tak begitu signifikan. Hal itu disampaikan Handayani (51) yang menyebut
harga daging ayam naik sejak Jumat (27/5/202).
"Harga daging ayam naik dari sebelumnya Rp. 30 ribu
menjadi Rp. 32 ribu per kilo. Tapi untuk penjualan masih lancar," katanya.
Padahal, Hari Raya Idul Adha 2022 masih sekitar satu bulan
lagi. Namun, kata Aida, beberapa komoditas pangan sudah mulai mengalami
lonjakan harga. Seperti halnya cabai rawit, cabai merah besar, ranti, dan
bawang merah.
"Untuk harga cabai rawit sekarang harganya Rp. 60 ribu
per kilo, sebelumnya Rp. 25 ribu. Cabai merah besar juga sama Rp. 60 ribu dari
sebelumnya Rp. 40 ribu,” papar Aida (38), pedagang lain di Pasar Banyuwangi.
“Sedangkan ranti yang sebelumnya Rp. 10 ribu naik menjadi
Rp. 20 ribu per kilo, termasuk bawang merah juga naik Rp. 10 ribu menjadi Rp.
40 per kilogramnya," pungkasnya. (fat)