Angin kencang melanda perairan Selat Bali sebabkan kapal tak bisa sandar dan layanan di pelabuhan ditutup sementara. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id - Cuaca buruk kembali melanda
perairan Selat Bali, Senin (30/5/2022). Akibatnya, aktivitas penyeberangan di
Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, sempat ditutup
Dari informasi yang berhasil dihimpun, cuaca buruk berupa
angin kencang terjadi sejak siang. Kecepatan angin di Perairan Selat Bali
mencapai 29-32 knot per jam. Hal itu membuat kapal yang berlayar kesulitan
untuk sandar.
Sehingga otoritas pelabuhan menutup sementara aktifitas
penyeberangan karena dapat membahayakan bagi kapal untuk berlayar.
"Penyeberangan di Pelabuhan Ketapang ditutup sementara sejak pukul 11:45 WIB," ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KP3) Tanjungwangi, AKP Ali Masduki.
Puluhan kendaraan antre di kantong parkir Pelabuhan ASDP Ketapang. (Foto: Istimewa)
Imbas cuaca buruk ini membuat sejumlah kapal yang
beroperasi ditunda keberangkatannya. Puluhan kendaraan yang hendak naik kapal
tertahan di kantong-kantong parkir pelabuhan, menunggu cuaca membaik.
Perkembangan cuaca berangsur normal memasuki sore hari.
"Sekitar pukul 17:00 WIB, pelabuhan kembali dibuka," kata Kapolsek.
Puluhan kendaraan yang sebelumnya sempat tertahan dan antre
di pelabuhan, secara tertib masuk kapal. "Kami bersama Satlantas membantu melakukan pengaturan arus lalu
lintas agar tak terjadi kemacetan. Saat ini, kendaraan sudah mulai loading
masuk kapal," tandasnya. (fat)