
Penumpang pesawat mengantre di terminal Bandara Internasional Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id - Jumlah penumpang pesawat di Bandara
Internasional Banyuwangi mengalami peningkatan signifikan pada periode Angkutan
Lebaran 2026.
Berdasarkan data Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Bandara
Internasional Banyuwangi pada periode H-7 hingga H-4, jumlah penumpang tercatat
mencapai 1.615 orang.
Angka tersebut meningkat sekitar 48 persen dibandingkan
dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.093
penumpang.
"Tingkat keterisian penumpang pada periode H-7 sampai
H-4, rata-rata mencapai 81 persen," kata General Manager Bandara
Internasional Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, Senin (16/3/2026).
Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Bandara Internasional
Banyuwangi resmi berlangsung pada 13-30 Maret 2026. Posko ini berfungsi sebagai
pusat koordinasi, pemantauan pergerakan pesawat dan penumpang, serta percepatan
penanganan apabila terjadi kondisi darurat.
Dalam empat hari terakhir sejak, Posko Terpadu Angkutan
Lebaran 2026 mencatat sebanyak 26 pergerakan pesawat. Angka ini meningkat 160
persen dibandingkan dengan tahun 2025 yang hanya 10 penerbangan.
Saat ini terdapat dua maskapai yang beroperasi secara rutin
setiap hari di Bandara Internasional Banyuwangi, yakni Super Airjet dan Wings
Air.
Selain penerbangan reguler tersebut, ada dua kali
penerbangan charter yang datang dan pergi di Bandara Internasional Banyuwangi
pada periode Angkutan Lebaran tahun ini.
"Penerbangan charter ini tidak dapat diprediksi karena
bersifat by request dari penumpang," jelasnya.
Selama 18 hari periode Posko Lebaran 2026, Bandara
Internasional Banyuwangi memproyeksikan akan melayani sebanyak 7.175 penumpang.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3) dengan
532 penumpang, sementara puncak arus balik diprediksi pada Minggu, 29 Maret
2026 (H+7) dengan 576 penumpang.
“Dengan berbagai langkah persiapan tersebut, Bandara
Internasional Banyuwangi optimistis dapat mendukung mobilitas masyarakat selama
periode Lebaran 2026 sekaligus menjaga kualitas layanan sesuai standar
operasional serta prinsip service excellence,” tegas Holik. (fat)