Jelang Lebaran 2026, Penumpang Pesawat di Bandara Internasional Banyuwangi Naik 48 PersenBandara International Banyuwangi

Jelang Lebaran 2026, Penumpang Pesawat di Bandara Internasional Banyuwangi Naik 48 Persen

Penumpang pesawat mengantre di terminal Bandara Internasional Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Jumlah penumpang pesawat di Bandara Internasional Banyuwangi mengalami peningkatan signifikan pada periode Angkutan Lebaran 2026.

Berdasarkan data Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Bandara Internasional Banyuwangi pada periode H-7 hingga H-4, jumlah penumpang tercatat mencapai 1.615 orang.

Angka tersebut meningkat sekitar 48 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.093 penumpang.

Baca Juga :

"Tingkat keterisian penumpang pada periode H-7 sampai H-4, rata-rata mencapai 81 persen," kata General Manager Bandara Internasional Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, Senin (16/3/2026).

Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Bandara Internasional Banyuwangi resmi berlangsung pada 13-30 Maret 2026. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi, pemantauan pergerakan pesawat dan penumpang, serta percepatan penanganan apabila terjadi kondisi darurat.

Dalam empat hari terakhir sejak, Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 mencatat sebanyak 26 pergerakan pesawat. Angka ini meningkat 160 persen dibandingkan dengan tahun 2025 yang hanya 10 penerbangan.

Saat ini terdapat dua maskapai yang beroperasi secara rutin setiap hari di Bandara Internasional Banyuwangi, yakni Super Airjet dan Wings Air.

Selain penerbangan reguler tersebut, ada dua kali penerbangan charter yang datang dan pergi di Bandara Internasional Banyuwangi pada periode Angkutan Lebaran tahun ini.

"Penerbangan charter ini tidak dapat diprediksi karena bersifat by request dari penumpang," jelasnya.

Selama 18 hari periode Posko Lebaran 2026, Bandara Internasional Banyuwangi memproyeksikan akan melayani sebanyak 7.175 penumpang. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3) dengan 532 penumpang, sementara puncak arus balik diprediksi pada Minggu, 29 Maret 2026 (H+7) dengan 576 penumpang.

“Dengan berbagai langkah persiapan tersebut, Bandara Internasional Banyuwangi optimistis dapat mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran 2026 sekaligus menjaga kualitas layanan sesuai standar operasional serta prinsip service excellence,” tegas Holik. (fat)