Petugas berada di lokasi pabrik pengasapan ikan yang terbakar di Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo. (Foto : Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id - Pabrik pengasapan ikan di Dusun Kampung Baru, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, hangus dilalap api.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Hanya kerugian materill ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kapolsek Purwoharjo, AKP Budi Hermawan membenarkan
peristiwa kebakaran yang menimpa pabrik pengasapan ikan di wilayahnya itu.
Menurutnya, kebakaran terjadi di lantai tiga pabrik pada
Sabtu malam (1/7/2023) sekira pukul 23.30 WIB.
"Betul, Sabtu malam kita menerima informasi bahwa
pabrik pengasapan ikan PT CDF (Cinder Food Indonesia) di Dusun Kampung Baru
mengalami kebakaran," ujar Budi, Minggu (2/7/2023).
Ceritanya, pada Sabtu siang sejumlah pegawai memulai
melakukan pengasapan ikan pada tungku dapur di lantai tiga.
Sore hari menjelang petang, pegawai pabrik menambahkan
beberapa kayu sebagai bahan bakar pengasapan, agar kayu bakar habis dalam kurun
6-8 jam, sehingga pegawai tidak ditambahan kayu bakar lagi.
Namun pada malam hari sekitar pukul 23.30, pegawai dan
warga sekitar pabrik dikejutkan dengan kobaran api serta kepulan asap
membumbung tinggi berasal dari lantai tiga pabrik.
Selanjutnya mereka bergegas memadamkan api dengan alat
seadanya. Sebagian warga menginfokan insiden itu kepada polisi serta petugas
Damkar.
"Penyebab kebakaran menurut keterangan pegawai pabrik,
api diduga berasal dari tungku pengasapan ikan yang berada di lantai tiga
pabrik tersebut," kata Budi.
Beruntung kobaran api tak sampai menjalar ke tempat
lainnya, karena petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi tepat waktu. "Api
benar-benar padam sekitar pukul 01.30 WIB. Korban jiwa nihil," kata
Kapolsek Purwoharjo.
Budi mengatakan, pabrik pengasapan ikan itu milik Chung Chi
Ayi, warga kelahiran Taiwan, berdomisili sementara di Dusun Kampung Baru, Desa
Grajagan.
"Kerugian materill akibat kebakaran ditaksir kurang
lebih sekitar Rp 50 juta," tambahnya. (fat)