Pelajar 17 Tahun di Banyuwangi Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon WaruPolsek Muncar

Pelajar 17 Tahun di Banyuwangi Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Waru

Polisi dan petugas medis saat memeriksa kondisi jenaza korban di dalam rumah. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id – Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun di Kecamatan Muncar, Banyuwangi, ditemukan tewas tergantung di pohon waru belakang rumahnya, Kamis (16/4/2026) pagi.

Remaja berinisial MBN itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena diduga mengalami tekanan psikologis akibat keluarganya broken home.

Kapolsek Muncar, AKP Mujiono mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh neneknya yang saat itu pergi ke belakang rumah sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca Juga :

Mengetahui kejadian tersebut, nenek korban spontan berteriak histeris. Teriakan itu mengundang sejumlah warga sekitar berdatangan ke rumahnya untuk memberikan pertolongan.

"Nenek korban mendapati cucunya telah tergantung di pohon waru yang berjarak sekitar sepuluh meter dari rumahnya," kata Mujiono.

Selanjutnya warga menurunkan tubuh korban lalu membawanya masuk ke dalam rumah, namun kondisi remaja 17 tahun itu sudah tak bernyawa.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke pihak berwajib. Tak berselang lama, polisi bersama tim medis tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

"Hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar pukul 04.30 WIB," ungkapnya.

Pihak kepolisian menyebut korban masih berstatus pelajar SMK di wilayah Kecamatan Muncar. Selama ini dia tinggal serumah bersama nenek dan ayahnya. Sementara ibunya telah pindah ke tempat lain.

"Menurut keterangan saksi, selama ini korban dikenal baik di sekolah maupun lingkungan tempat tinggalnya. Dia anak yang pendiam dan tertutup," bebernya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh pihak kepolisian dari para saksi di lokasi kejadian, diduga korban mengalami tekanan akibat kondisi keluarganya.

"Informasi yang kita peroleh, kedua orang tuanya sudah pisah ranjang sejak jelang Lebaran bulan kemarin dan ada rencana akan bercerai. Sehingga ada dugaan bahwa korban nekat gantung diri karena adanya broken home," terangnya.

Kapolsek Muncar menambahkan, pihak keluarga telah membuat surat pernyataan menerima atas kematian korban dan tidak menuntut secara hukum. (fat)