
(Foto: humas/kab/bwi)
KabarBanyuwangi.co.id – Puluhan orang yang tergabung dalam sejumlah komunitas melakukan Jalin Overland Expedition menjelajahi berbagai destinasi wisata di Kabupaten Banyuwangi selama dua hari, 1-2 Juni 2026.
Mereka datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Mulai Jakarta, Pekanbaru, Medan, Bandung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, hingga Bali.
Dilepas Wakil Bupati Banyuwangi
Mujiono di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (1/6/2026). Sebanyak 23
kendaraan jenis 4x4 berbagai merk yang telah dimodifikasi untuk kebutuhan
penjelajahan berangkat menjelajah keindahan alam Banyuwangi.
"Selamat datang di
Banyuwangi. Nikmati keindahan alam dan keramahtamahan masyarakat kami,” kata
Mujiono.
“Banyuwangi memiliki banyak
destinasi menarik untuk dijelajahi. Kami berharap seluruh peserta mendapatkan
pengalaman terbaik selama ekspedisi ini. Jelajahi Banyuwangi, pasti Anda akan
kembali," tambah Mujiono.
Pelaksana Jalin Overland, Wijaya
Kusuma mengatakan, ada beberapa destinasi unggulan di Banyuwangi yang akan
dijelajah. Di antaranya Pantai Marina Boom, Bangsring Underwater, Grand Watu
Dodol (GWD), hingga Ijen.
"Nanti malam kita akan
menginap di Ijen sebelum melanjutkan perjalanan ke Bali keesokan harinya,"
kata Wijaya.
Menurut Wijaya, kegiatan overland
tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi antar komunitas, tetapi juga sarana
untuk memperkenalkan potensi wisata daerah yang dikunjungi kepada masyarakat
luas.
Karena, setiap perjalanan yang
dilakukan para pegiat overland selalu dibarengi dengan upaya promosi destinasi
wisata melalui berbagai kanal komunikasi dan jejaring komunitas yang mereka
miliki.
"Jadi kegiatan-kegiatan kami
melakukan promosi pariwisata. Mengapa Banyuwangi? karena Banyuwangi banyak
sekali yang indah termasuk Pendoponya, luar biasanya," ujar Wijaya.
Sementara itu, Ketua Indonesia Offroad Federation (IOF) DKI Jakarta, Iwan Sakri, menambahkan Banyuwangi merupakan daerah yang memiliki kekayaan alam luar biasa dan layak menjadi tujuan wisata unggulan di Indonesia.
(Foto: humas/kab/bwi)
Ia mengaku telah beberapa kali
berkunjung ke Banyuwangi. Setiap perjalanan eksplorasi tersebut, Banyuwangi
selalu memberikan kenangan yang indah.
"Dalam enam tahun ini saya
sudah empat kali ke Banyuwangi. Empat kali itu belum habis-habis menjelajah
Banyuwangi," ungkap Iwan.
Menurutnya, perjalanan overland bukan
hanya soal menjelajahi medan dan destinasi wisata, tetapi juga memperkuat nilai
kebersamaan, persaudaraan, dan kekeluargaan antar peserta.
"Kita akan menikmati overland ini dengan kekeluargaan dan persaudaaran. Kami akan memberitahu teman-teman, bahwa Banyuwangi adalah daerah yang bagus untuk dikunjungi," kata Iwan. (*)