Pemkab Banyuwangi Bakal Tambah CCTV di Titik Rawan untuk Tingkatkan KeamananPemkab Banyuwangi

Pemkab Banyuwangi Bakal Tambah CCTV di Titik Rawan untuk Tingkatkan Keamanan

Kamera pengawas atau CCTV terpasang di ruas perkotaan Banyuwangi. (Foto: Fattahur/Dok)

KabarBanyuwangi.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bakal menambah Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pengawas untuk meningkatkan keamanan.

Rencana penambahan CCTV ini masuk catatan dari legislatif dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Banyuwangi 2025.

Dalam KUA-PPAS APBD 2025 disebutkan bahwa pengadaan CCTV pada titik rawan menjadi prioritas guna jaminan terciptanya iklim investasi yang sehat di Banyuwangi.

Baca Juga :

Menurut Pj Sekda Banyuwangi, Guntur Priambodo, penambahan kamera pengawas untuk meningkatkan keamanan, merupakan hal wajib yang harus segera terpenuhi.

"Tentu kami sepakat penambahan CCTV dipasang di titik rawan. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Polresta Banyuwangi terkait hal ini," kata Guntur.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi, Komang Sudira Atmaja mengatakan, penambahan CCTV akan dilakukan pada tahun 2025.

"Kami mengusulkan pemasangan 77 unit CCTV di 38 titik," kata Komang, Senin (28/10/2024).

Komang mengungkapkan, CCTV tambahan itu akan dipasang di titik rawan di wilayah perkotaan. "Sementara difokuskan untuk wilayah perkotaan, dipasang di titik-titik rawan," jelasnya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menentukan pemasangan CCTV di titik-titik rawan tersebut.

"Penambahan CCTV ini tentu akan mempermudah pengawasan, serta meningkatkan keamanan dan mengurangi kriminalitas di Banyuwangi," tambahnya. (fat)