
Becak listrik bantuan Presiden diserahkan kepada penerima di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi. (Foto: Fattahur)
KabarBanyuwangi.co.id – Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto telah dibagikan kepada para pengemudi becak lanjut usia di Kabupaten Banyuwangi.
Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi saat ini tengah menyiapkan skema operasional becak listrik. Di antaranya terkait pendataan, pembentukan paguyuban, penentuan pangkalan, tarif, hingga penyediaan lokasi pengisian daya.
Sebagian tahapan awal, Dishub akan menyamakan data
penerima becak listrik bersama Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN) selaku
yayasan penyalur bantuan.
"Koordinasi ini untuk penyamaan data, karena
kesamaan data penting untuk memudahkan pembinaan," kata Kepala Dishub
Banyuwangi, I Komang Sudira Atmaja, Senin (26/1/2026).
Menurut Komang, seluruh penerima becak listrik nantinya
akan dihimpun dalam satu paguyuban agar lebih mudah dipantau perkembangan dan
kebutuhannya, baik untuk perbaikan maupun penguatan usaha.
Dishub juga akan memetakan lokasi pangkalan bagi
masing-masing pengemudi becak listrik. "Kita akan koordinasikan mereka
biasanya mangkal di mana. Tempatnya nanti kita atur supaya bisa sekaligus
menjadi lokasi ngecas," ujarnya.
Salah satu pangkalan yang sudah terdata berada di Pasar
Rogojampi. Dishub berencana berkoordinasi dengan Dinas Koperasi agar kantor
koperasi di lokasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tempat pengisian daya.
Dishub menargetkan pangkalan becak listrik tersebar
hingga tingkat kecamatan, baik di fasilitas milik pemerintah maupun lokasi
strategis lain seperti stasiun. "Kita juga akan koordinasi dengan kepala
stasiun supaya menyediakan tempat pengisian daya," jelasnya.
Dishub juga membuka peluang agar operasional becak
listrik terintegrasi dengan layanan daring (online). Termasuk menyiapkan skema
penentuan tarif berbasis jarak tempuh.
"Nanti akan kita coba hubungkan dengan operator
online. Yang sulit itu ketika harga ditetapkan harga berjalan seperti jarak
online, jadi harus ada kesepakatan dulu melalui paguyuban," jelasnya.
Komang menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan
Satlantas Polresta Banyuwangi terkait aspek keselamatan dan regulasi becak
listrik.
"Karena becak listrik ini mengangkut penumpang,
pengamanan dan keselamatan adalah yang utama. Kami akan koordinasi dengan
Kasatlantas untuk proses selanjutnya,” pungkasnya. (fat)