
Sejumlah personel Polri memanggul Kombes Pol Samtama Putra meninggalkan Polresta Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – Masa tugas Kombes Pol Rama Samtama Putra sebagai Kapolresta Banyuwangi resmi berakhir. Posisinya kini telah digantikan oleh Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan.
Pergantian pimpinan tersebut ditandai dengan upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di halaman Mapolresta Banyuwangi pada Sabtu (10/1/2026).
Selain berpamitan, Kombes Pol Rama juga berpesan kepada
seluruh personel tentang empat perintah harian yaitu jaga diri, jaga keluarga,
jaga hubungan baik dengan stakeholder dan masyarakat, serta jaga nama baik
Polri.
"Ini menjadi pegangan kita, termasuk saya pribadi.
Apabila hal ini dianggap baik silahkan ini dilanjutkan," kata pria
kelahiran Sidoarjo tersebut.
Suasana penuh kehangatan mewarnai prosesi sertijab.
Selain memberikan pelukan, sejumlah personel memanggul Kombes Pol Rama dan
mengantarnya menuju mobil yang terparkir di pintu keluar Mapolresta Banyuwangi.
Kombes Pol Rama bertugas di Banyuwangi selama satu tahun
tiga bulan. Ia kini mendapat amanah baru sebagai Direktur Reserse Kriminal
Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua.
Posisi yang ditinggalkan Rama, digantikan oleh Kombes Pol
Rofiq Ripto Himawan, alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 2001 yang dikenal
religius dan suka akan kebudayaan. Ia mengaku memiliki keterkaitan dengan
potensi Banyuwangi.
"Banyak budaya yang saya lihat sepintas. Dua minggu ini saya berupaya membaca dan saya yakin potensi luar biasa dan karakter masyarakat tinggi dalam hal etos untuk menjaga nama baik," kata Rofiq.
Kapolresta
Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan. (Foto: Fattahur)
Rofiq berpendapat, budaya merupakan ringkasan sari pati
dari cipta karya dan karsa, yang mana budaya baik perlu diteruskan dan dijaga.
Sementara yang kurang baik dapat diubah untuk dapat selaras. Dengan segudang
potensi yang ada, ia menilai Banyuwangi bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah
lain di Pulau Jawa.
"Harapan saya, mari bersama kita jaga Banyuwangi
karena tidak mungkin Banyuwangi hanya dijaga oleh polisi," pintanya.
Ia juga berharap masyarakat Banyuwangi bisa menjadi
polisi untuk dirinya sendiri yang dapat menjadi pendukung kuat akselerasi
program di tengah masyarakat supaya keamanan, ketertiban, keadilan, kemanfaatan
dan kepastian yang dijamin oleh negara bisa dilaksanakan. (fat)