Astacita Presiden dan Perintah Pimpinan Tertinggi Jadi Pedoman Kombes Pol Nanang Haryono Hadirkan Rasa Aman di Kota MalangPolresta Malang Kota

Astacita Presiden dan Perintah Pimpinan Tertinggi Jadi Pedoman Kombes Pol Nanang Haryono Hadirkan Rasa Aman di Kota Malang

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono bersama istri. nany Nanang Haryono. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id, Malang Kota - Di tengah gelombang protes dan ancaman kedaulatan, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si., berdiri di baris paling depan memimpin seluruh personelnya sebagai benteng hidup untuk memastikan kesatuan NKRI tak runtuh dan keamanan warganya tetap utuh.

Berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat mulai dari jajaran TNI, Pemerintah Kota serta kelompok organisasi kemasyarakatan, Kombes Nanang menjadi pucuk komando dalam pengendalian krisis dengan cara humanis, persuasif disertai tindakan tegas terukur.

Astacita Presiden Republik Indonesia dan titah pimpinan tertinggi menjadi pedoman Nanang dalam menjalankan roda kepemimpinanya. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, ia juga menunjukan komitmen kuat dalam mengawal program-program prioritas Presiden.

Baca Juga :

Di antaranya, Polresta Malang Kota turut mengawal jalannya program Makan Bergizi Gratis yang digadang bakal mewujudkan kehidupan anak-anak Indonesia yang berkualitas.

Disamping itu, Nanang melalui gerak cepat dan inovasinya turut mewujudkan generasi emas melalui vaksin HPV gratis bagi 6500 anak perempuan usia 15 tahun sebagai upaya pencegahan dari ancaman kangker serviks terhadap perempuan.

“Asta Cita Presiden melalui progam peduli gizi anak dengan mengawal MBG jadi prioritas kami sebagai pengayom masyarakat. Kami juga sempurnakan dengan menghadirkan rasa bahagia bagi anak-anak untuk mendukung tumbuh kembang fisik, psikis dan kecerdasan mereka,” terang Nanang disela-sela kesibukannya, Minggu (11/1/2026).

“Selama memimpin kami juga hadir untuk memberikan rasa aman bagi kelompok rentan lewat perhatian khusus dan menjadikan prioritas kasus-kasus yang melibatkan anak dan perempuan,” tambah Nanang.

Sejak dilantik menjadi pimpinan tertinggi di Polresta Malang Kota, Commander Wish setiap pagi buta yang ia gelar menjadi pelecut bagi seluruh anggotanya untuk meningkatkan kedisiplinan anggota dan peningkatan pelayanan bagi seluruh masyarakat kota Malang.

Setiap pagi, dibawah teladannya, rutin bergiliran sejumlah kesatuan di Polresta Malang Kota bertugas melayani masyarakat saat jam-jam sibuk dengan membantu memastikan lalulintas lancar, mendisiplinkan masyarakat secara humanis dan persuasif.

“Commander Wish pasti ada setiap pagi, personil wajib membantu masyarakat di jam-jam sibuk berangkat sekolah dan kerja. Yang utama memastikan lalulintas lancar, kalau ada yang kepergok tidak pakai helm, langsung diberi pengarahan ditempat tapi juga langsung diberikan helm gratis, sehingga kesadaran masyarakat untuk berkendara aman dan tertip lalulintas juga meningkat,” jelas Nanang lebih lanjut.

Gayanya yang santun tapi tegas dengan perangai ramah, menggambarkan sosok sentral yang mengayomi terhadap seluruh anggotanya. Reward bagi yang berprestasi dan punishment tegas bagi pelaku pelanggaran serius adalah cara Nanang berlaku adil terhadap anggotanya. Soliditas kuat mendorong anggotanya mampu menyelesaikan sejumlah kasus dengan cepat dan tepat tanpa meninggalkan integritas.

Terbukti, dalam masa jabatan hampir 1 tahun, Nanang berhasil menyelamatkan lebih dari 71.526 anak dari bahaya narkoba di Kota Malang melalui penangkapan pelaku peredaran ganja seberat 20 kilogram dan sejumlah penangkapan Narkoba lainnya. Bahkan, dalam waktu kurang dari 4 jam personil Polresta Malang Kota mampu menyelamatkan seorang anak dari kejahaan penculikan tanpa terluka.

Rasa aman kian hadir di masyarakat dengan penangkapan pelaku predator pencabulan anak di lingkungan masyarakat, dengan sigap personel Polresta Malang Kota menangkap pelaku pembunuhan, sehingga ancaman keselamatan kian minim. Kriminalitas pun dapat ditekan.

Sejumlah aplikasi layanan pun ia luncurkan salah satunya fittur panic botton, sekali pencet iformasi ancaman keamanan tersampaikan otomatis ke markas disertai titik lokasi peta yang menjadi panduan petugas untuk langsung meluncur ke tempat kejadian.

“Selain mengawal Astacita Presiden, tugas utama kami untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat juga menjadi prioritas utama. Penangkapan kasus-kasus penyalahgunaan Narkoba, penculikan anak, pembunuhan, pencurian ditangani dengan cepat dan tepat,” kata Nanang.

“Aplikasi WhatsApp (WA) di nomor  081137802000 yang disertai fittur tombol panic botton itu sangat membantu kedja kami dalam identifikasi kejahatan lebih dini,” imbuh Nanang.

Keberhasilan Nanang dalam mengemban tugas besar sebagai Kapolresta Malang Kota tidak lepas dari dukungan dan kontribusi aktif dari Ketua Bhayangkari Polresta Malang Kota yang juga istri tercintanya, Nany Nanang Haryono.

Sosok Nany yang lembut, disiplin dan terstruktur menjadi teladan bagi anggota Bhayangkari di jajaran Polresta Malang Kota. Program-program sosial kemanusiaan yang dihadirkan Bhayangkari di masyarakat, kian merekatkan Polri untuk masyarakat.

“Kami adalah cerminan Polri yang humanis, melalui tugas pokok kami dalam menjalankan tuga-tugas sosial dan kemasyarakatan. Terjun langsung ke masyarakat melalui program-program bakti sosial, pemberdayaan ekonomi dan mendukung program perlindungan terhadap anak dan perempuan di kota Malang,” ungkap Nany dengan senyum simpulnya.

Sejumlah kegiatan telah dilakukan Bhayangkari Malang Kota sebagai wujud kehadiran Polri Presisi. Di antaranya Memberikan bantuan dan perhatian kapada masyarkat kurang mampu dan yatim piatu, terlibat langsung dalam mensukseskan peringatan Hari Bhayangkara di Polda Jatim, dan menjalankan program pemberdayaan ekonomi untuk anggota Bhayangkari dan masyarakat.

“Bakti sosial kami gelar dengan salah satunya jual sembako murah, bahkan saat kami turut serta di bazar murah Polda Jatim yang dimana stan kami dihadiri Bapak Kapolri. Kami berhasil menjual 250 paket sembako murah yang dibeli langsung oleh masyarakat hanya dalam waktu beberapa jam saja,” jelas Nany dengan antusias.

Tak cukup sampai disitu, pengabdiannya pada Bhayangkari diwujudkan dengan sebuah peninggalan megah pembangunan gedung kantor Bhayangkari Cabang Kota Malang Kota yang belum pernah direnovasi sejak pertama berdiri. Gaya elegan pada konsep interior gedung dua lantai itu merepresentasikan pasangan pemimpin tegas ini.

“Alhamdulillah, sepekan sebelum kami purna tugas disini. Gedung Bhayangkari yang dibangun atas prakarsa Bapak Kapolresta Kombes Nanang Haryono telah kami resmikan dan siap dipergunakan untuk seluruh tugas-tugas Bhayangkari Kota Malang,” tambah Nany dengan mata berbinar.

Paket lengkap Kombes Nanang Haryono dan Nany Nanang Haryono, dua sosok pemimpin yang mampu menghadirkan kehangatan dan ketenangan di internal polresta malang kota.

“Kami berterimakasih kepada seluruh elemen masyarakat di Malang yang telah dengan sepenuh hati dan sekuat tenaga membantu kami semasa bertugas di bumi pendidikan ini. Salam hormat kami haturkan,” pangkas keduanya sembari berlalu dari ruangan Kapolresta Malang Kota. (*)

POLRESTA MALANG KOTA ”KUAT MENGABDI & SANTUN MELAYANI”