
Warga berkerumun di lokasi kejadian dugaan penganiayaan. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – Seorang pria di Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, nekat menyabet tetangganya hingga mengalami luka serius pada bagian leher.
Terduga pelaku berinisial Sp (47), diduga membacok tetangganya bernama St (45) menggunakan senjata tajam (sajam) jenis sabit.
Kapolsek AKP Budi Hermawan mengungkapkan, insiden bermula
saat korban mendatangi rumah terduga pelaku yang tengah beristirahat di dalam
kamarnya pada Jumat (9/1/2026) sekira pukul 11.45 WIB.
"Korban datang ke rumah terduga pelaku dengan
menendang pintu kamar sambil berteriak dan menantang terduga pelaku keluar
rumah,” ujar AKP Budi Hermawan kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).
Mendengar teriakan tersebut, terduga pelaku tersulut
emosi dan keluar kamar sambil membawa sebilah sabit yang berada di atas meja.
Keduanya kemudian terlibat cekcok mulut di teras rumah.
“Dalam cekcok itu, korban sempat mencekik leher terduga
pelaku. Lalu terduga pelaku mengayunkan sabit satu kali ke arah leher korban
hingga menyebabkan luka robek di bagian leher kiri,” jelasnya.
Meski dalam kondisi terluka, korban masih sempat melawan
dengan menjambak rambut terduga pelaku hingga terjadi pergulatan. Sabit yang
sempat dibawa Sp terjatuh sebelum akhirnya warga sekitar datang dan melerai
pertikaian tersebut.
Korban selanjutnya dilarikan ke RSBH Krikilan untuk
mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dideritanya.
Motif penganiayaan ini dipicu persoalan lama terkait
hubungan kerja antara keduanya. Korban merasa jengkel dan tersinggung karena
terduga pelaku diduga menjelek-jelekkan namanya kepada warga sekitar.
“Korban merasa nama baiknya dicemarkan karena terduga
pelaku menyampaikan kepada warga bahwa selama tiga tahun merawat sapi milik
korban, ia hanya dibayar Rp 300 ribu. Hal ini membuat korban merasa tidak
dipercaya oleh lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman
lebih lanjut terkait kasus ini. Sementara terduga pelaku telah diamankan untuk
dimintai keterangan. (fat)