(Foto: Humas/kab/bwi)
KabarBanyuwangi.co.id - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan hasil perbaikan dan pembangunan jalan sepanjang 13,9 kilometer di sejumlah ruas utama Kecamatan Tegaldlimo, termasuk yang menuju kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Minggu sore (10/10/2021).
Pembangunan infrastruktur lintas desa ini diharapkan bisa menggeliatkan perekonomian terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian.
“Semoga dengan akses jalan yang
semakin baik ini, bisa menjadi daya ungkit ekonomi sehingga bisa meningkatkan
kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat,” ungkap Ipuk saat tasyarakuran
peresmian jalan tersebut.
Ipuk bersepeda dengan Polsek,
Koramil, dan para tokoh masyarakat menyusuri jalan tersebut.
Menurut Ipuk, pembangunan jalan
tersebut tidak hanya akan mempermudah menuju Taman Nasional Alas Purwo yang
merupakan destinasi wisata bertaraf internasional dengan Pantai Plengkung
(G-Land). Namun, juga bisa menggerakan sektor-sektor perekonomian lainnya.
“Ini juga akan memperlancar
distribusi hasil-hasil pertanian di Tegaldlimo yang terkenal dengan berbagai
komoditas pangan dan hortikultura. Tentu juga mempermudah aktivitas ekonomi
lainnya. Inilah yang harus dimanfaatkan masyarakat sebaik-baiknya,” harap Ipuk.
Ipuk menambahkan, Pemkab Banyuwangi
secara bertahap akan kembali fokus memperbaiki infrastruktur. Selama 2020-2021,
banyak pos infrastruktur di APBD Banyuwangi dialihkan untuk penanggulangan
Covid-19 sesuai ketentuan dari pemerintah pusat.
Demikian pula anggaran di tingkat
desa, diwajibkan untuk dialihkan sebagian ke penanganan Covid-19 sehingga turut
memengaruhi kinerja pembangunan infrastruktur desa.
“Insya Allah secara bertahap kami
akan kembali memberikan perhatian untuk pembangunan infrastruktur sembari tetap
menangani pandemi. Tahun depan saya targetkan sekitar 1.000 ruas utama akan
akan dibangun atau diperbaiki. Kita utamakan di ruas-ruas utama yang
menstimulan pergerakan ekonomi,” jelas Ipuk.
(Foto: Humas/kab/bwi)
Dengan kembali fokus pada
pembangunan infrastruktur secara bertahap, imbuh Ipuk, bisa menjadi katalisator
menggerakan berbagai aspek lainnya.
“Pembangunan infrastruktur yang
padat karya memiliki dampak turunan yang besar, mulai membuka lapangan kerja,
memudahkan distribusi barang dan sebagainya. Jadi ini akan kita genjot kembali
sehingga bisa ikut membantu pemulihan ekonomi,” ujar Ipuk.
Jalur Alas Purwo sendiri melintas lima desa di Kecamatan Tegaldlimo. Mulai dari Desa Wringinpitu, Kedungwungu, Kedunggebang, Kedungasri sampai ke Kalipait. Jalur tersebut telah di-hotmix dan dicor pada setiap sisi kanan kirinya.
Tasyakuran peresmian jalan juga diisi dengan membagikan sembako bagi warga lansia yang kurang mampu di sejumlah titik di sepanjang jalan tersebut. Acara ditutup dengan tasyakuran bersama dan doa oleh KH Suyuthi Thoha, kiai sepuh Banyuwangi yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Huda Tegaldlimo. (Humas/kab/bwi)