
(Foto: humas/kab/bwi)
KabarBanyuwangi.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemkab Banyuwangi menggelar serangkaian kegiatan salah satunya cek kesehatan gratis (CKG) bagi santri. CKG ini menyasar 28 ribu santri dari 45 pondok pesantren di Banyuwangi.
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi tekanan darah, cek hemogloin untuk mendeteksi anemia, mata, cek gigi dan mulut. Juga dilakukan konsultasi kesehatan untuk mendiagnosa penyakit menular dan pengecekan penyakit tidak menular seperti diabetes, kolesterol dan lainnya.
Bupati Banyuwangi Ipuk
Fiestiandani mengatakan kegiatan cek kesehatan gratis tersebut merupakan bagian
komitmen pemerintah menjamin kesehatan warganya termasuk kesehatan warga
pesantren.
“Santri adalah generasi penerus
bangsa. Mereka harus sehat jasmani dan rohani agar bisa belajar dengan baik dan
menjadi sumber daya manusia unggul,” ujar Ipuk saat meninjau pelaksanaan CKG di
Pondok Pesantren Gunung Jati, Kecamatan Blimbingsari, Kamis (15/10/2026).
“Pemeriksaan kesehatan ini bukan
hanya untuk mendeteksi penyakit, tetapi juga untuk memberikan edukasi agar seluruh
warga pesantren terbiasa hidup sehat,” imbunya.
Selain melakukan pemeriksaan
individu, tim medis juga memberikan edukasi kesehatan tentang pola hidup bersih
dan sehat, kesehatan reproduksi serta pengecekan sanitasi lingkungan pesantren.
Pada pelaksanaan CKG tersebut
para santri maupun warga pesantren lainnya yang terindikasi mengalami masalah
kesehatan langsung ditangani oleh tim medis. Mereka juga akan terus dipantau
kesehatannya oleh puskesmas terdekat.
“Melalui program cek kesehatan
gratis diharapkan seluruh santri, ustad ustadzah dan pengurus pondok pesantren
dapat terjaga kesehatannya secara berkelanjutan. Sehingga pesantren menjadi pusat
pendidikan yang produktif, sehat dan berdaya saing,” harap Ipuk.
Bupati juga menyampaikan
pemerintah daerah akan terus memperkuat kolaborasi dengan pondok pesantren
dalam bidang kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
“Pesantren bukan hanya tempat
belajar agama, tapi juga pusat pembentukan akhlak, disiplin dan kemandirian.
Terima kasih yang sebesar-besarnya pada seluruh pengasuh dan pengurus pesantren
atas dedikasi dan pengabdiannya,” pungkas Ipuk.
Hari Santri di Banyuwangi selain Cek Kesehatan Gratis, juga bakal diisi sejumlah kegiatan. Seperti Festival Anak Sholeh 18 Okt, Santri Mengajar 19 Oktober, Rembuk Santri 20 Oktober, Pelatihan Masjid Affiliate 21 Oktober, Santri Enterpreneur 22 Oktober, dan puncaknya Upacara Hari Santri 22 Okt. (*)
