Ular King Kobra Berukuran Besar Ditemukan di Permukiman WargaBKSDA Jawa Timur


Ular King Kobra Berukuran Besar Ditemukan di Permukiman Warga

Keterangan Gambar : Ular berukuran besar dan panjang diangkat dua orang pria. (Foto: Tangkapan Layar)

KabarBanyuwangi.co.id - Video yang memperlihatkan dua orang mengangkat ular kobra berukuran cukup besar dan panjang sekitar 4 meter, viral di aplikasi percakapan WhatsApp.

Dari video yang beredar, dua orang pria mengangkat ular berwarna coklat gelap dan memiliki motif garis-garis putih di tubuhnya. Moncong ular ditutup menggunakan kain putih. Ular tersebut kemudian dimasukkan ke dalam karung plastik dan tas ransel.

Rekaman video tersebut juga menampilkan waktu dan titik lokasi ular ditemukan di Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi pada 11 Januari 2022, pukul 17:45 WIB.

Baca Juga :

Kepala Konservasi Wilayah V Banyuwangi BKSDA Jawa Timur, Purwantono mengaku pihaknya telah menerima informasi penemuan ular, namun belum mengeceknya langsung.

Info yang saya terima, benar ada ular yang tertangkap, namun saya belum mengeceknya langsung," kata Purwantono kepada wartawan, Rabu (12/1/2022) kemarin.

Informasi temuan ular itu diperoleh Purwantono dari stafnya yang mendatangi lokasi penangkapan ular jenis King Kobra di area pemukiman warga.

"Ular yang ditemukan berukuran cukup besar, namun untuk panjangnya apakah benar 4 meter masih belum bisa kita pastikan. Karena itu harus dicek dulu secara langsung fisiknya," jelasnya.

Menurut Purwantono, semua jenis ular tidak memiliki habitat khusus. Sehingga mereka bisa berada di tempat manapun yang potensial keberadaan pakan mereka, seperti tikus.

"Bisa saja ular tersebut berada di kawasan pemukiman penduduk karena mengejar mangsanya, terus terjebak tidak bisa kembali," katanya.

Ular King Kobra itu, masih menurut Purwantono, saat ini masih diamankan di rumah warga yang menangkapnya. Pihaknya berencana mendatangi langsung lokasi ular tersebut diamankan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BKSDA dan TN Alas Purwo untuk melepas liarkan ular tersebut. Karena rencananya ular akan dilepasliarkan di kawasan hutan Taman Nasional Alas Purwo yang jauh dari tempat pemukiman warga," pungkasnya. (fat)