
(Foto: humas/kab/bwi)
KabarBanyuwangi.co.id – Komitmen Banyuwangi dalam pengolahan sampah sirkular mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya dari Clean Rivers, organisasi nirlaba global yang berbasis di Uni Emirat Arab akan mensuport pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Banyuwangi.
Clean Rivers akan bermitra dengan Project STOP (didirikan Borealis dan Systemiq) yang telah beroperasi di Banyuwangi sejak 2017. Bersama dengan pemkab, Project STOP Banyuwangi Hijau bertujuan membangun sistem pengelolaan sampah sirkular pertama di Indonesia yang mencakup seluruh wilayah kabupaten.
CEO Clean Rivers Deborah Baccus
telah bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata,
Rabu (12/02/2026). Turut hadir Mari Kylmälä, In country representative
Borealis, Jason Hale Senior Director Systemiq dan Sekda Banyuwangi Guntur
Priambodo.
Deborah menyampaikan apresiasi
kepada pemkab atas komitmen dan dukungan pada sistem pengelolaan persampahan.
Banyuwangi dinilai memiliki visi kuat dalam transformasi sistem persampahan
yang dijalankan secara bertahap, terstruktur, dan berdampak bagi masyarakat.
“Kami mendukung inisiatif yang
dilakukan Banyuwangi, fokus pada pengelolaan sampah yang berdampak secara
ekonomi, lingkungan dan sosial. Tidak hanya berdampak pada daerah, namun ini
juga akan menjadi semangat global,” ungkap Deborah.
Dua fasilitas TPS3R akan dibangun
di wilayah Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Genteng yang ditargetkan
beroperasi pada November 2026. Kedua fasilitas ini dirancang untuk memperkuat
layanan pengangkutan dan pengolahan sampah di kawasan dengan kepadatan dan
aktivitas warga yang tinggi.
Dua fasilitas TPS3R ini diproyeksikan
bisa mengatasi permasalahan sampah warga dengan jangkauan 850 ribu jiwa
“Kami merasa terhormat dapat
menjadi bagian dari perjalanan ini, dan berharap kerja sama ini terus
berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Banyuwangi,” ujarnya.
Bupati Ipuk mengatakan bahwa
kerja sama dengan Clean Rivers ini sangat penting untuk membangun sistem
persampahan yang lebih kuat dan berkelanjutan.
“Bekerja dalam skala yang lebih
luas, dengan dukungan dari Clean Rivers akan mempercepat transformasi sistem
pengelolaan persampahan di Banyuwangi,” kata Ipuk.
“Ini tidak hanya berdampak pada
menyediakan akses penanganan sampah yang terintegrasi untuk ratusan ribu orang,
tapi sekaligus menciptakan lapangan kerja baru, terutama bagi penduduk sekitar
lokasi,” imbuh Ipuk.
Ditambahkan Kepala Dinas
Lingkungan Hidup Dwi Handayani Clean Rivers akan berkontribusi pada program
Banyuwangi Hijau Fase 3 dengan fokus pembangunan dua fasilitas TPS3R di wilayah
Banyuwangi Kota dan Kecamatan Genteng.
Dalam kerjasama, pemkab akan menyediakan lahan untuk TPS3R tersebut, dan sarana penunjang lainnya. “Kedua TPS3R masing-masing berkapasitas 50 ton dan akan melayani hingga 850 ribu jiwa. TPS3R ini dirancang menggunakan teknologi untuk meminimalkan residu dan tidak menimbulkan bau,” ujar Handayani. (*)