(Foto: Humas/kab/bwi)
KabarBanyuwangi.co.id - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memaparkan program "Banyuwangi Rebound" dalam webinar inovasi daerah tematik, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang diikuti 150 peserta dari lingkungan Kemendagri, kementerian dan lembaga lainnya serta pemerintah daerah seluruh Indonesia. Kamis (10/2/2022).
Selain Ipuk narasumber lainnya, yakni Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah BPP Kemendagri, Drs Matheos Tan, dan Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr Sri Setyani.
Kepala Pusat Pengembangan
Kompetensi Kepamongprajaan dan Manajemen Kepemimpinan BPSDM Kemendagri, Erliani
Budi Lestari mengatakan, inovasi di segala bidang merupakan jawaban bagi tata
kelola daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini untuk membangun
komitmen dan ekosistem inovasi di wilayah masing-masing,” ujar Erliani.
Dalam webinar penguatan inovasi
yang mencakup bidang kesehatan, koperasi dan UMKM tersebut, Bupati Ipuk
mengatakan saat ini semua dihadapkan pada tantangan yang cukup berat akibat
pandemi Covid-19.
“Pandemi membuat kegiatan di banyak
daerah terbatas. Karena itu meski di tengah pandemi, kami juga terus melakukan
percepatan target RPJMD dengan program Banyuwangi Rebound,” terangnya.
Ipuk menjelaskan, arsitektur
Banyuwangi Rebound dibangun di atas tiga pilar dan dua fondasi penting. Pilar
tersebut meliputi tangguh pandemi, pulihkan ekonomi, dan merajut harmoni.
Pertama, ekosistsm penanganan
pandemi dari sisi kesehatan. Vaksinasi gencar dilakukan, terutama yang menyasar
lansia dan anak-anak.
Kedua, ekosistem pemulihan ekonomi
diarahkan terutama ekonomi arus bawah. Bagaimana membuat UMKM bergeliat.
Ketiga ekosistem merajut harmoni,
Ikhtiar memperkuat solidaritas solidaritas sosial, mengembangkan SDM dari sisi
pendidikan, menjaga keberlanjutan lingkungan, hingga memperkuat kerukunan antar
umat beragama ada pada ekosistem ini.
Sementara pondasi yang menopangnya
adalah pelayanan publik yang ekselen dan partisipasi aktif publik.
“Banyuwangi Rebound adalah gerakan yang menyeluruh. Menjangkau seluruh sektor dan pemangku kepentingan untuk membawa Banyuwangi mampu melakukan rebound,” tegas Ipuk. (Humas/kab/bwi)