Residivis Kambuhan Specialis Bobol Rumah Kosong di Banyuwangi Ditangkap PolisiPolresta Banyuwangi

Residivis Kambuhan Specialis Bobol Rumah Kosong di Banyuwangi Ditangkap Polisi

Proses identifikasi kasus bobol rumah di Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id – Seorang residivis berinisial DM ditangkap usai membobol sejumlah rumah kosong di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Dia saat ini telah diamankan di kantor polisi.

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Lanang Teguh Pambudi mengatakan, terduga pelaku memiliki pola yang sama dalam setiap aksinya. DM mengincar rumah kosong.

"Terduga pelaku mencari rumah yang ditinggalkan penghuninya. Setelah memastikan situasi aman, dia melompati pagar lalu merusak pintu atau jendela menggunakan gunting dahan besi untuk masuk ke dalam rumah," ujar Lanang.

Baca Juga :

Selain itu, lanjut Lanang, terduga pelaku juga memanfaatkan kebiasaan korban yang kerap menyembunyikan kunci rumah di tempat-tempat seperti bawah keset, dalam pot, rak sepatu, maupun area teras.

"Dari hasil penyelidikan, terduga pelaku sudah beraksi di tiga lokasi berbeda, yakni dua di Kelurahan Tamanbaru dan satu TKP di Kelurahan Kertosari. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp 60 juta," ungkapnya.

Dalam pengungkapan ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, satu unit mobil Daihatsu Sigra yang digunakan sebagai sarana kejahatan serta satu buah gunting dahan besi untuk mencongkel pintun ataupun jendela.

"Yang bersangkutan dan barang bukti sudah diamankan di Polresta Banyuwangi untuk diproses hukum lebih lanjut sesuai Pasal 477 KUHP. Mengingat status DM sebagai residivis juga akan menjadi dasar pemberatan ancaman hukuman pidana," imbuhnya.

Kasat Reskrim mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa.

"Selalu pastikan seluruh pintu dan jendela terkunci rapat saat rumah ditinggalkan. Hindari kebiasaan menyimpan kunci di tempat yang mudah ditebak. Segera laporkan apabila mengetahui aksi mencurigakan," ujar Kompol Lanang. (fat)