
Polisi saat melakukan olah TKP kecelakaan dua motor di di utara GWD, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – Seorang pelajar di Kabupaten Banyuwangi, meninggal dunia usai motor yang ditungganginya terlibat kecelakaan dengan pemotor lain.
Tabrakan dua motor itu terjadi Jalan Raya Banyuwangi-Situbondo, tepatnya di utara Wisata Grand Watu Dodol (GWD), Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Senin (20/7/2026).
"Insiden kecelakaan yang melibatkan pengendara motor
itu terjadi sekira pukul 20.30 WIB," kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta
Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian, Selasa (21/7/2026).
Kecelakaan bermula ketika motor Honda Supra tanpa pelat
nomor yang dikendarai perempuan berinisial R (34) menyeberang dari sisi barat
ke timur jalan, kemudian bergerak ke arah selatan.
Informasi dari kepolisian menyebutkan, saat kejadian,
pengendara motor Honda Supra asal Kecamatan Wongsorejo itu membawa balita
laki-laki berusia lima tahun.
Di tempat kejadian perkara (TKP), pengendara Supra
tertabrak motor Honda Vario nopol P-2303-EW yang dikemudikan oleh OMTK (18),
pelajar asal Kecamatan Banyuputih, Situbondo.
"Pengendara Vario melaju dari arah utara ke selatan.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi Vario tidak sempat
menghindar sehingga terjadi tabrakan," ungkap Pepri.
Benturan kedua kendaraan mengakibatkan motor Honda Vario
mengalami kerusakan cukup parah. Sedangkan pengemudinya mengalami luka berat
dan meninggal dunia.
Sementara R pengendara motor Supra dan balita yang
dibawanya mengalami luka-luka. Mereka kemudian dilarikan ke RS Yasmin dan RSUD
Blambangan untuk mendapatkan penanganan medis.
"Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit. Dua
kendaraan yang terlibat kecelakaan juga diamankan. Kasus kecelakaan ini masih
dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi untuk proses
penyelidikan lebih lanjut," ujar Pepri. (fat)
