
Detik-detik Tim SAR Gabungan selamatkan 6 kru KM Genius yang mengapung di atas sterofoam di tengah laut. (Foto: Tangkapan layar)
KabarBanyuwangi.co.id - Penyelamatan korban kecelakaan laut
terjadi di perairan utara Buleleng, Bali, Sabtu (25/7/2026). Enam kru KM
Genius, kapal kayu bermuatan sembako rute Banyuwangi-Sumenep, berhasil
diselamatkan usai bertahan hidup di tengah laut menggunakan gabus sterofoam.
Kapal kayu berbobot 45 GT tersebut sebelumnya bertolak dari
Pantai Boom Banyuwangi sekitar pukul 04.00 WIB menuju Pengerungan, Kepulauan
Kangean, Kabupaten Sumenep. Namun sekitar pukul 10.00 WIB, kapal mengalami patah as mesin hingga
palka kemasukan air laut dan membuat kapal tenggelam.
Menerima laporan dari Satpolairud Banyuwangi, Kantor SAR
Banyuwangi mengerahkan Tim Rescue menggunakan RIB 02 Tanjung Wangi, dibantu Pos
SAR Buleleng dengan armada RIB 04.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 12.34 WIB. Tim
SAR Gabungan menemukan keenam korban tengah mengapung dan bertahan hidup di
tengah laut.
Seluruh kru yang terdiri dari Panji Mukhtar (28) selaku
nakhoda, Heru Herlambang (29), Fabiayyi (50), Mamat (32), Maksum (41), serta
Sahril (30) langsung dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi.
Setibanya di darat, para korban mendapat penanganan dan pemeriksaan medis dari
petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP).
Sementara itu, fisik KM Genius beserta seluruh kargo
sembako di dalamnya hingga saat ini belum ditemukan dan dinyatakan karam di
dasar laut.
Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa,
mengapresiasi kerja keras dan sinergi tim gabungan yang bergerak cepat di
lapangan.
"Alhamdulillah seluruh enam kru KM Genius berhasil ditemukan
dan dievakuasi dalam keadaan selamat. Keberhasilan ini merupakan hasil
koordinasi yang cepat, komunikasi yang baik, serta sinergi seluruh unsur SAR
gabungan," terang I Made Oka.
Dengan ditemukannya seluruh korban selamat, Operasi SAR
kecelakaan pelayaran KM Genius resmi diusulkan untuk ditutup. Penanganan dan
proses penyelidikan lebih lanjut kini diserahkan kepada pihak Polairud bersama
KSOP Tanjung Wangi. (man)
