Petugas mengevakuasi mayat wanita tanpa busana di aliran sungai Lider. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id - Aparat kepolisian mengecek kondisi mayat wanita tanpa busana yang ditemukan warga mengapung di aliran sungai, masuk kawasan wisata air terjun Lider, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, mayat yang ditemukan tanpa identitas ini memiliki ciri-ciri, berambut pendek sebahu dan 30 persen beruban,” kata Kapolsek Songgon, AKP Eko Darmawan, Minggu (27/11/2022).
“Kulit sawo matang, tinggi badan kurang lebih 155
sentimeter dan berat badan kurang lebih 75 kilogram. Usianya diperkirakan 55-60
tahun," imbuhnya.
Dalam keterangan tertulisnya, Kapolsek menyampaikan
sejumlah temuan yang menjadi bahan catatan kepolisian usai melakukan olah TKP.
Di antaranya, petugas tidak menemukan identitas yang
melekat di tubuh korban. Korban ditemukan dsalam kondisi mengenaskan sekira
pukul 10:00 WIB sudah dalam keadaan telanjang.
“Hidung dan telinga kirinya mengeluarkan darah. Kelopak
mata kanan kiri keluar darah dan berwarna merah kehitaman,” ucapnya.
Temuan lain, yakni di dalam mulut korban dan luka lecet
disertai belatung. Payudara kanan bawah lebam dan kemerahan.
Kemudian, petugas menemukan paha kanan kiri korban
mengalami lebam dan luka lecet. Telapak tangan dan kaki telah mengerut dan
mengelupas akibat terlalu lama di air.
Selain itu, terdapat luka lecet dan memar di punggung
belakang dan paha kanan kiri. Seluruh tubuh korban mengeluarkan bau dan
dipenuhi belatung.
"Menurut keterangan petugas Puskesmas Songgon,
diperkirakan korban meninggal sudah dua hari yang lalu," kata Kapolsek.
Kapolsek menegaskan, pihaknya kini sedang melakukan
penyelidikan guna mengungkap kematian korban.
"Jasadnya sempat dibawa ke Puskesmas Songgon sebelum
dirujuk ke RSUD Blambangan untuk dilakukan proses otopsi guna mengetahui
sebab-sebab kematian korban," pungkasnya. (fat)