Desy Education Boyong Peserta PKK Praktik Cooking Class di Tengah Asrinya Layana Farmstay BanyuwangiLKP Desy Education Banyuwangi

Desy Education Boyong Peserta PKK Praktik Cooking Class di Tengah Asrinya Layana Farmstay Banyuwangi

Peserta PKK Desy Education Banyuwangi ikuti cooking class di Layana Farmstay. (Foto: Firman)

KabarBanyuwangi.co.id - Melatih keterampilan peserta didik agar tak jenuh selama masa pelatihan yang panjang, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Desy Education Banyuwangi memboyong para peserta program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Type A Platinum untuk praktik langsung di luar ruangan.

Sesi cooking class yang melibatkan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) tersebut digelar di area kolam renang Layana Farmstay Banyuwangi, Kamis (3/9/2026).

Pemilihan lokasi di tengah kawasan yang asri dan rindang ini disengaja untuk menghadirkan suasana belajar yang baru, interaktif, sekaligus menyenangkan bagi para peserta.

Baca Juga :

Direktur LKP Desy Education Banyuwangi, Handoyo Saputro, menjelaskan bahwa langkah ini diambil guna menjaga motivasi para peserta didik. Mengingat, durasi program PKK Type A Platinum terbilang cukup panjang.

“Kami menempuh sekitar 450 jam pelajaran. Kami selaku pengelola berpikir bagaimana membuat anak-anak tetap semangat lewat model pembelajaran yang variatif,” ujar Handoyo.

Menurut Handoyo, lewat kegiatan outdoor ini peserta tak sekadar menyerap teori dan keterampilan dasar, tetapi juga langsung merasakan atmosfer praktik profesional.

“Peserta diajak dalam suasana belajar praktik yang menyenangkan. Salah satunya melalui Layana Farmstay ini. Hotelnya berada di tengah hutan, suasananya sangat indah dan asri sehingga anak-anak semangat belajar. Apalagi mereka dilatih langsung oleh chef berpengalaman,” tambahnya.


Chef Layana Farmstay, Favian saat mempraktikkan pengolahan menu Ayam Gulai. (Foto: Firman)

Sentuhan Modern pada Menu Tradisional

Dalam kesempatan praktik tersebut, para peserta disuguhi cooking class istimewa yang dipimpin oleh Chef Layana Farmstay, Favian Bryant Eric Aldo Listyaka Tobiaz. Chef yang sudah puluhan tahun melalang buana di dunia kuliner ini membagikan ilmu mengolah menu tradisional dengan teknik masakan modern (fusion).

Menu yang dipraktikkan hari itu adalah Ayam Gulai, namun disajikan dengan konsep dan tampilan yang berbeda dari gulai pada umumnya.

“Ayam gulai ini kita buat fusion. Daging ayam di-roll dengan isian jamur, bayam, paprika hijau, paprika merah, dan bawang bombay. Setelah di-roast hingga bentuknya bulat, disajikan bersama kentang berbentuk bulat yang dimasak dengan demi-glace sauce,” papar Chef Favian.

Tak hanya pada olahan daging, keunikan juga terletak pada pembuatan saus gulainya. Rempah-rempah tradisional seperti bumbu merah, bumbu kuning, bunga lawang (star anise), cengkeh, kapulaga, hingga kayu manis dihaluskan dan disaring hingga didapatkan ekstraksinya.

“Kita blend semua lalu disaring untuk diambil sarinya. Jadi benar-benar kita buat saus murni. Setelah semua komponen siap, baru kita plating jadi satu,” jelasnya.

Chef Favian pun mengapresiasi tinggi antusiasme yang ditunjukkan para peserta LKP Desy Education selama sesi demo dan praktik berlangsung.

“Antusiasnya sangat bagus. Banyak yang aktif bertanya, antusias ingin cepat praktik, mencoba memasak ayamnya, sampai membuat sausnya. Keren sekali peserta tahun ini. Semoga mereka bisa mengambil pelajaran dari demo hari ini, makin sukses, dan ke depannya jauh lebih baik lagi,” harapnya.


Peserta PKK Desy Education antusias ikuti cooking class di area kolam renang Layana Farmstay Banyuwangi. (Foto: Firman)

Kesan Peserta: Fasilitas Lengkap dan Sering Praktik Hotel

Pengalaman berharga ini dirasakan langsung oleh salah satu peserta program PKK, Tri Dira Ananda (19). Peserta asal Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, yang merupakan alumni SMK Darul Ulum Muncar ini mengaku sangat berkesan bisa menimba ilmu di LKP Desy Education.

“Alhamdulillah saya senang sekali bisa ikut kursus di LKP Desy Education Banyuwangi. Fasilitasnya sangat lengkap dan kami sering sekali diajak praktik langsung di hotel-hotel, seperti sekarang di Layana Farmstay,” ungkap Dira antusias.

Dira menambahkan, pelatihan intensif khususnya di bidang Food and Beverage (FnB) Product memberikan bekal konkret baginya untuk menguasai seni kuliner berkelas.

“Khususnya untuk belajar di bidang FnB Product atau kuliner berkelas. Buat teman-teman yang minat di bidang kuliner, langsung saja daftar di LKP Desy Education Banyuwangi,” pungkasnya. (man)