Dinsos PPKB Banyuwangi Dampingi Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Mantan Anggota DewanDinsos PPKB Banyuwangi


Dinsos PPKB Banyuwangi Dampingi Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Mantan Anggota Dewan

Keterangan Gambar : Kantor Dinas Sosial PPKB) Banyuwangi. (Foto: Fattahur/Dok)

KabarBanyuwangi.co.id - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Banyuwangi, menanggapi kasus pelecehan seksual sejumlah anak di bawah umur yang diduga dilakukan oknum mantan anggota dewan.

Kepala Dinsos PPKB, Henik Setyorini mengaku prihatin pasca menerima kabar yang menghebohkan Kabupaten Banyuwangi tersebut. Oleh karena itu dinas memberikan atensi dan siap melakukan pendampingan untuk para korban.

"Anak-anaknya kita dampingi, traumanya kayak apa, kita rujuk ke psikolog untuk yang membutuhkan. Sementara saat ini keluarga juga mengurus tahapan kepindahan sekolah. Kasusnya kan masih ditangani oleh kepolisian," kata Henik, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga :

Henik mengungkapkan jika Dinsos PPKB memiliki beberapa program terkait penanganan kasus maupun perlindungan terhadap perempuan dan anak. Dalam program ini dirumuskan bagaimana perlindungan dan skema pengaduan yang tepat bagi anak ketika mengalami kejahatan seksual.

Namun program tersebut sekupnya masih di lingkup masyarakat secara langsung dan sekolah. Sehingga Dinsos PPKB berencana memperluas sasaran dengan menerapkan rumusan yang serupa bagi anak di lingkungan pondok pesantren.


Henik Setyorini, Kepala Dinsos PPKB Banyuwangi. (Foto: Fattahur/Dok)

Termasuk mengusulkan asesmen bagi pengajar atau tenaga pendidik untuk memastikan tenaga pengajar benar memiliki integritas serta sehat secara mental dan spiritual.

"Masih di lingkup sekolah, kita bekerja sama dengan Kemenag dulu soal Madrasah ramah anak. Di Banyuwangi sudah ada 600 an. Terkait di pondok itu nanti yang coba kami rumuskan bersama," kata Henik.

Sebelumnya, polisi tengah melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan asusila oleh oknum mantan anggota dewan di Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. Oknum tersebut diduga telah berbuat tak senonoh terhadap 5 orang anak di bawah umur berstatus pelajar.

Sebanyak 8 orang telah diperiksa sebagai saksi. Pekan depan giliran terlapor memenuhi panggilan polisi. "Saya berharap kasus segera terungkap dan pelakunya bisa segera ditangkap dan diberikan hukuman sesuai peraturan yang ada," pintanya. (fat)