Plt Kepala DPU CKPP Banyuwangi, Danang Hartanto. (Foto: Fattahur)
KabarBanyuwangi.co.id - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (CKPP) Kabupaten Banyuwangi mengoptimalkan program pemerintah pusat, yakni Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
"Kita membantu melakukan pendampingan program pemerintah pusat. Pendampingnya dari Banyuwangi. Pendampingan ini bertujuan untuk menjamin program BSPS berjalan sesuai dan tepat sasaran," kata Plt Kepala DPU CKPP Banyuwangi, Danang Hartanto," Senin (13/6/2022).
Danang menjelaskan, pendamping atau Tenaga Fasilitator
Lapangan (TFL) berjumlah 40 orang. Mereka ditugaskan langsung dari Pemerintah
Provinsi Jawa Timur untuk mengawal program BSPS berjalan sesuai prosedur. Mulai
dari tahap survei, verivikasi, penetapan jumlah penerima bantuan, hingga tahap
realisasi.
"Saat ini masih pada tahap verifikasi. Selanjutnya
akan turun Surat Keputusan Penetapan Penerima Bantuan dan dilanjutkan realisasi
pembangunan fisik rumah. Kita harapkan semuanya berjalan sesuai prosedur, dan
tepat sasaran, agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat dengan
mendapatkan rumah layak huni," jelasnya.
Program BSPS sendiri merupakan bantuan dari pemerintah
pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang
diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"Sampai dengan bulan Juni 2022, jumlah alokasi
penerima BSPS di Kabupaten Banyuwangi berjumlah 1.210 unit di 17 kecamatan 43
desa, di tahap berikutnya berjumlah 50 unit di 3 kecamatan 3 desa," jelas
Danang.
Danang melanjutkan, selain dari pemerintah pusat, pemerintah daerah juga menggelontorkan anggaran bersumber dari APBD untuk 30 kepala keluarga, dari Badan Pertanahan Nasional juga ada sekitar 400 unit. "Jadi total semuanya sekitar 1.600 unit lebih, masyarakat akan mendapatkan rumah layak huni," pungkasnya. (fat)