Mobil warga Jember terperosok ke parit saat nyasar di perkebunan Kendenglembu, Desa Karangharjo, Glenmore. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id - Nasib apes menimpa rombongan
pemudik asal Kabupaten Jember. Berniat mempercepat perjalanan menuju Kecamatan
Pesanggaran, Banyuwangi mereka malah terjebak di tengah perkebunan Kendenglembu
yang sepi dan gelap gulita.
Kejadian bermula pada Rabu (2/4/2025) dini hari, sekitar
pukul 02.30 WIB. Pengemudi, Jamilul Huda (38) yang berkendara bersama
keluarganya terpisah dari rombongan saat melintasi Kecamatan Glenmore.
Mengandalkan Google Maps sebagai penunjuk jalan aternatif,
mereka diarahkan masuk ke jalan perkebunan Kendenglembu, Desa Karangharjo yang
ternyata buntu.
"Mereka ingin cari jalan pintas, tapi malah masuk
perangkap Google Maps. Jalan yang harusnya alternatif, malah membawa mereka ke
jalan buntu di tengah perkebunan," ungkap Sutikno, Koordinator Damkarmat
Sektor Genteng.
Situasi semakin rumit saat mobil minibus mereka terperosok
ke parit saat hendak berputar arah. Jalan sempit, gelap, dan jauh dari
permukiman membuat mereka tak bisa berbuat banyak.
"Lokasinya jauh banget dari rumah penduduk.
Benar-benar di tengah perkebunan," tambah Sutikno.
Akhirnya, panggilan darurat dilayangkan ke Damkarmat
Banyuwangi. Tim penyelamat Damkarmat Sektor Genteng pun bergerak cepat menuju
lokasi. Evakuasi dramatis pun dilakukan di tengah dinginnya malam perkebunan
Kendenglembu.
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi para pemudik.
Jangan sepenuhnya percaya pada aplikasi navigasi. Kenali medan, bertanya pada
warga lokal, dan utamakan keselamatan. (man)