
Jesslyn Kiandra Sunjaya (5) sukses curi perhatian di parade BEC 2026. (Foto: @endypothrait123)
KabarBanyuwangi.co.id - Panggung megah Banyuwangi Ethno
Carnival (BEC) 2026 tidak hanya memukau lewat balutan busana kolosal sejarah
Perang Bayu, tetapi juga dikejutkan oleh aksi menggemaskan model cilik
internasional asal Bumi Blambangan.
Jesslyn Kiandra Sunjaya, bocah 5 tahun yang baru saja
menyabet gelar Grand Winner Face of Indonesia Kids 2026, sukses mencuri
perhatian ribuan pasang mata saat tampil di Grand Carnival BEC, pada Sabtu
(18/7/2026).
Menariknya, Jesslyn termasuk peserta paling belia dalam gelaran
yang masuk kalender Karisma Event Nusantara (KEN) tersebut. Mengenakan kostum
dengan sub-tema "Sayu Wiwit", sosok pahlawan wanita legendaris dalam
sejarah Perang Bayu, Jesslyn tampil anggun dan berani lengkap dengan aksesoris
keris di tangannya.
Putri dari pasangan Rylifian Andika Putra dan Bella Dona
ini tampil percaya diri bersanding langsung dengan Puteri Indonesia 2025, Firsta
Yufi Amarta.
Sang papa Rylifian Andika Putra mengungkapkan rasa bangga
dan harunya melihat putrinya tampil tanpa canggung di hadapan ribuan penonton.
"Perasaan kami sebagai orang tua tentu sangat senang
dan bangga. Anak sekecil itu sudah bisa tampil percaya diri bersama kakaknya
dari Puteri Indonesia. Dia tampil bersama mereka," ujar Fian, sapaannya saat dikonfirmasi KabarBanyuwangi.co.id, Minggu (19/7/2026).
Di balik sorot lampu dan kemegahan runway sepanjang 2
kilometer dari Taman Blambangan, terselip cerita jenaka khas anak-anak. Fian
menceritakan kepolosan sang putri yang sempat kaget saat melihat lautan manusia memadati
jalur parade.
"Kesan lucunya itu pas dia baru lihat acara seramai
itu. Tiba-tiba dia nyeletuk, 'Pa, Ma, kok penontonnya banyak banget?'. Dia
sempat kaget melihat penonton yang membludak," kenang Fian.
Meski jadwal persiapan tergolong padat, mental Jesslyn yang akan mewakili Indonesia di ajang Face of Asia 2026 di Korea
Selatan pada November mendatang ini, terbukti sangat tangguh. Sehari sebelum
acara (H-1), Jesslyn sudah mengikuti latihan intensif bersama rombongan Puteri
Indonesia.
Bukannya tegang, bocah kelahiran 5 Mei 2021 ini justru
menganggap momen persiapan sebagai arena bermain yang menyenangkan. Bahkan
malam sebelum gelaran, Jesslyn sempat asyik bermain dengan para Puteri
Indonesia.
"Malamnya itu dia malah asyik bermain sama Kak Fia (Puteri
Indonesia 2025) dan salah satu puteri lainnya. Mereka main dinosaurus-dinosaurusan.
Dia naik dinosaurus itu, senang sekali tampaknya," imbuh Fian.
Sebagai orang tua, Fian berharap ajang kebudayaan
kebanggaan masyarakat Banyuwangi ini bisa terus berkembang ke level yang lebih
tinggi lagi. Ajang ini juga dinilai menjadi ruang berekspresi yang sangat baik
bagi talenta-talenta muda lokal untuk go internasional.
"Kesan dan pesannya, semoga kedepan BEC tambah meriah
lagi, tambah bagus lagi pastinya. Kalau bisa, jumlah pesertanya lebih ditambah
dan dibanyakin lagi," pungkasnya.
Gelaran BEC 2026 bertema "Perang Bayu: The Great War
of Blambangan" tahun ini memang sukses menyedot perhatian dunia. Tercatat,
sejumlah menteri kabinet, tokoh nasional, hingga delegasi negara-negara anggota
ASEAN, East Asia Summit (EAS), dan Pacific Islands Forum (PIF) turut hadir
menyaksikan langsung magisnya budaya Banyuwangi. (man)
