Iklan Atas ASTON Banyuwangi

Peduli Korban Bencana Banjir Kalibaru, Lapas Banyuwangi Salurkan BantuanLapas Kelas II-A Banyuwangi


Peduli Korban Bencana Banjir Kalibaru, Lapas Banyuwangi Salurkan Bantuan

Keterangan Gambar : Kalapas Banyuwangi bersama perwakilan pegawai dan ibu-ibu Dharma Wanita menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir di Kecamatan Kalibaru. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Lapas Banyuwangi memberikan bantuan untuk warga korban bencana banjir di Kecamatan Kalibaru, Senin (7/11/2022). Bantuan yang disalurkan diantaranya, beras, mie instan, minyak goreng dan air minum.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto bersama perwakilan pegawai dan ibu-ibu Dharma Wanita melalui Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kantor Desa Kalibaru Wetan.

"Bantuan tersebut merupakan hasil sumbangsih dari seluruh pegawai dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Banyuwangi," ujar Wahyu Indarto.

Baca Juga :

Wahyu menambahkan, bantuan tersebut disalurkan sebagai wujud empati dan kepedulian seluruh pegawai dan DWP Lapas Banyuwangi terhadap warga terdampak bencana.

"Sudah menjadi tugas kita bersama untuk saling membantu bagi mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan itu dapat meringankan beban mereka. Dan semoga ini menjadi berkah untuk kita semua," imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Banyuwangi, Mujito menyampaikan terimakasih atas bantuan yang disalurkan oleh Lapas Banyuwangi. "Tentu ini akan sangat bermanfaat bagi para warga yang terdampak banjir," ucapnya.

Sebelumnya, banjir menerjang sejumlah desa di Kecamatan Kalibaru pada Kamis (3/11/2022). Banjir akibat hujan deras itu menyebabkan puluhan rumah rusak parah, bahkan tiga jembatan terputus.

Hasil assesmen banjir, Menurut Mujito, tercatat 83 rumah warga mengalami kerusakan, 45 rumah mengalami rusak berat, 19 rumah rusak sedang, dan 19 rumah rusak ringan.

"Banjir juga memutus tiga jembatan penghubung. Selain itu, sejumlah kendaraan, hewan ternak, dan peralatan rumah tangga milik warga hanyut terbawa banjir," kata Mujito. (fat)