Iklan eL Hotel Banyuwangi

Pengguna Kereta Api di Banyuwangi Tembus 1,7 Juta Orang Selama Januari-Juni 2026KAI Daop 9 Jember

Pengguna Kereta Api di Banyuwangi Tembus 1,7 Juta Orang Selama Januari-Juni 2026

Suasana keberangkatan pengguna KA Sangkuriang di Stasiun Banyuwangi Kota. (Foto: Dok/Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id – Kesadaran dan minat masyarakat serta wisatawan dalam memanfaatkan transportasi kereta api di Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren positif.

Sepanjang Semester I (periode Januari hingga Juni) tahun 2026, jumlah pengguna jasa kereta api di Bumi Blambangan sukses menembus angka 1.709.114 pelanggan.

Catatan impresif tersebut membuat Kabupaten Banyuwangi kokoh menjadi kontributor terbesar bagi performa PT KAI Daop 9 Jember di antara kabupaten/kota lainnya di wilayah operasional setempat.

Baca Juga :

Jika dibandingkan dengan Semester I tahun 2025 lalu, mobilitas pelanggan kereta api di Banyuwangi mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 8,09 persen.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa tingginya pergerakan penumpang di ujung timur Pulau Jawa ini salah satunya berpusat di Stasiun Banyuwangi Kota. Stasiun yang terletak di area strategis ini menjadi magnet aktivitas naik-turun penumpang yang sangat padat.

"Stasiun Banyuwangi Kota kini menjelma menjadi salah satu poros kepadatan penumpang yang krusial dengan melayani hingga 505.851 pelanggan selama enam bulan terakhir," kata Cahyo dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/7/2026).

Secara akumulatif, PT KAI Daop 9 Jember berhasil melayani total 3.511.004 pelanggan sepanjang Semester I 2026, tumbuh 6,18 persen dari periode yang sama tahun lalu. Artinya, hampir separuh dari total penumpang di seluruh wilayah kerja Daop 9 disumbang oleh aktivitas transportasi di Banyuwangi.

Cahyo menambahkan, selain faktor Banyuwangi, pertumbuhan ini juga didorong oleh pemerataan volume penumpang di daerah operasional lainnya, seperti:

  • Kabupaten Jember: Mencatat 1.440.164 pelanggan (tumbuh 4,20 persen).
  • Kabupaten Probolinggo: Melayani 189.636 pelanggan (naik 4,74 persen).
  • Kabupaten Lumajang: Tercatat 86.633 pelanggan (relatif stabil).
  • Kabupaten Pasuruan: Meraih persentase pertumbuhan tertinggi sebesar 19,20 persen dengan total 85.172 pelanggan.

Melejitnya angka kunjungan dan penggunaan armada kereta api ini tidak lepas dari pulih dan berkembangnya sektor pariwisata serta ekonomi daerah. Terlebih, KAI terus memperluas pilihan perjalanan lewat peluncuran kereta baru pada tahun ini, yakni KA Sangkuriang dan KA Pandalungan 2.

Kemudahan digitalisasi lewat aplikasi Access by KAI serta keunggulan bebas macet dan ketepatan waktu dinilai menjadi alasan utama mengapa kereta api kini semakin menjadi pilihan utama mobilitas masyarakat.

"Capaian positif ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi meningkatkan pelayanan, menjaga keselamatan perjalanan, dan menghadirkan pengalaman mudik atau wisata yang berkesan," pungkas Cahyo.

Menghadapi sisa tahun ini, KAI mengimbau para pelanggan setia untuk selalu merencanakan tiket perjalanan dari jauh hari melalui kanal resmi dan tetap mematuhi seluruh regulasi yang berlaku demi kenyamanan bersama. (man)