Iklan eL Hotel Banyuwangi

Pria Banyuwangi yang Hilang Tenggelam di Pantai Bama TN Baluran Ditemukan Tak BernyawaBasarnas Banyuwangi

Pria Banyuwangi yang Hilang Tenggelam di Pantai Bama TN Baluran Ditemukan Tak Bernyawa

Tim SAR mengevakuasi jenazah korban menuju ambulans. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Misteri hilangnya Maman Wahyudi (30), pria asal Dusun Watu Ulo Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi yang diduga terseret palung saat memancing di Pantai Bama, kawasan Taman Nasional (TN) Baluran, Situbondo akhirnya terjawab.

Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa pada Kamis (2/7/2026) siang, sekitar pukul 14.25 WIB.

Jasad korban ditemukan pada hari ketiga pencarian intensif. Lokasi penemuan berada di koordinat 07°50'21.79"S - 114°27'48.42"E, atau sekitar 0,37 mil laut ke arah utara dari titik awal korban dilaporkan hilang.

Baca Juga :

Sejak pagi pukul 07.00 WIB, Tim SAR telah membagi kekuatan menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). Pencarian dilakukan dengan menyisir permukaan laut menggunakan perahu karet Basarnas dan BPBD Situbondo, speed boat milik TN Baluran, hingga penyisiran darat di sepanjang pesisir pantai ke arah selatan.

Pasca ditemukan, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Wonorejo sebelum diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga yang diselimuti duka mendalam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banyuwangi, I Made Oka Astawa membenarkan penemuan tersebut sekaligus menyatakan Operasi SAR resmi ditutup karena target operasi telah ditemukan.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja profesional dan sinergis tanpa kenal lelah," kata I Made Oka.

Ia juga kembali mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama dalam memperhatikan potensi bahaya dan kondisi cuaca.

Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil sinergi besar yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi, BPBD, Polsek dan Koramil Banyuputih, Polairud Polres Situbondo, Tagana, Balai TN Baluran, Damkar Banyuwangi, Pos TNI AL Jangkar dan Pandean, PMI Situbondo, hingga pihak keluarga korban. (man)