Iklan Banner Atas Kokoon Hotel Banyuwangi

Peringati Haornas, Koni Banyuwangi Berikan Penghargaan Mantan AtletKONI Banyuwangi


Peringati Haornas, Koni Banyuwangi Berikan Penghargaan Mantan Atlet

Keterangan Gambar : Sekretaris Koni Afan Ruli saat berbincang dengan mantan atlet badminton Chandra Tandyo. (Foto: Sandy)

KabarBanyuwangi.co.id - Di Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang diperingati setiap 9 September, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi memberikan tali asih dan penghargaan kepada mantan atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Beberapa Atlet yang mendapatkan tali asih diantaranya adalah Chandra Tandyo, mantan atlet badminton yang sampai saat ini masih mendedikasikan dirinya terhadap olahraga yang mempersembahkan medali emas bagi Indonesia diajang Olimpiade, sebagai pelatih disalah satu klub badminton di Banyuwangi.

Sekretaris Koni Banyuwangi, Afan Ruli Arnanta mengatakan, reward atau tali asih kepada mantan atlet berprestasi tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasai terhadap mereka yang masih peduli terhadap olahraga, utamanya turut membantu cabang olahraga dan masih aktif sebagai pelatih.

Baca Juga :

"Pak Chandra merupakan salah satu mantan atlet nasional yang masih peduli terhadap perkembangan olahraga di Banyuwangi, meskipun usianya sudah lebih dari 60 tahun, masih aktif melatih salah satu klub badminton di Banyuwangi," ungkap Afan Ruli, Kamis (9/9/2021).

Afan menambahkan meskipun nilai bantuan ini tidak seberapa, reward yang diberikan adalah bentuk kepedulian Koni, sekaligus menjalin silaturahmi terhadap mantan atlet yang sampai saat ini masih berkecimpung dan peduli terhadap didunia olahraga.

"Ini merupakan salah satu program kami, meskipun nilainya tak seberapa ya, namun saya berharap bisa bermanfaat bagi mereka," ujar Afan.

Sementara itu, Chandra Tandyo mengaku bersyukur sudah dikunjungi pengurus KONI Banyuwangi, sekaligus memberikan reward terhadap dirinya. Menurutnya kecintaanya terhadap dunia bulutangkis, membuat dirinya siap mengabdi untuk kemajuan olahraga di Banyuwangi, meskipun hanya mampu melatih salah satu klub,      

"Terimakasih dan suatu kebanggaan mendapat perhatian dari Koni, sehingga membuat kami lebih semangat untuk menangani cabang olahraga ini sampai sekarang," ucap Chandra.

Sebagai informasi Chandra Tandyo, merupakan salah satu atlet Badminton lahir di Surabaya pada tahun 1957 dan merupakan orang Jawa Timur pertama yang direngkrut oleh PB Djarum. Chandra mulai aktif melatih sejak 10 tahun terakhir, dan sampai saat ini masih aktif melatih klub PB Rimba Raya Banyuwangi, yang berada dikecamatan Clurung Banyuwangi. (san)