Polisi di Banyuwangi Kawal Siswa Tempuh Jalan Rusak Demi Ikut Tes Kemampuan AkademikPolresta Banyuwangi

Polisi di Banyuwangi Kawal Siswa Tempuh Jalan Rusak Demi Ikut Tes Kemampuan Akademik

Bhabinkamtibmas kawal siswa SDN 2 Sarongan mengikuti TKA di Aula PHPA Sukamade. (Fot: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id – Akses pendidikan yang merata masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah pelosok Indonesia, termasuk di Kabupaten Banyuwangi.

Siswa-siswi SDN 2 Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi harus berjuang ekstra demi bisa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Mereka harus menempuh jarak dengan kondisi jalan makadam yang rusak dan terbatas untuk tiba di lokasi mengikuti TKA pada hari pertama, Senin (21/4/2026).

Baca Juga :

Karena keterbatasan jaringan internet di perkampungan, pelaksanaan ujian mata pelajaran matematika terpaksa dipindahkan ke Aula Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam (PHPA) Sukamade.

Lokasi tersebut dipilih karena merupakan satu-satunya titik yang memiliki akses internet satelit (Starlink) stabil untuk menunjang pengerjaan soal ujian secara daring.

Melihat kondisi tersebut, jajaran Polsek Pesanggaran turun tangan. Dua personel, Bhabinkamtibmas Desa Sarongan Briptu Robi Wijaya dan Bripda Mohamad Misbahul Munir, diterjunkan untuk mengawal 12 siswa menuju lokasi ujian.

Pengawalan dilakukan sejak keberangkatan hingga tiba di lokasi. Selain memastikan keselamatan, kehadiran polisi juga memberi rasa tenang sekaligus motivasi bagi para siswa agar tetap fokus meski harus menempuh perjalanan yang melelahkan.

Di lokasi ujian, para siswa tampak antusias mengerjakan soal menggunakan perangkat digital. Dengan dukungan internet satelit, ujian berlangsung lancar dan selesai pada pukul 08.35 WIB dalam keadaan aman dan tertib.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi anggotanya yang peduli terhadap kelangsungan pendidikan di wilayah terpencil.

"Polri bukan hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang peka terhadap kebutuhan dasar, termasuk akses pendidikan," kata Rofiq, Selasa (21/4/2026).

Menurut Rofiq, yang dilakukan personel Polsek Pesanggaran adalah wujud nyata dari filosofi 'Kuat Mengabdi dan Santun Melayani'.

"Kami menyadari bahwa keterbatasan infrastruktur di wilayah seperti Sukamade tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak kita untuk mengikuti ujian," ujarnya.

"Kehadiran anggota kami untuk mengawal dan memastikan ketersediaan akses internet melalui fasilitas yang ada adalah bentuk komitmen Polresta Banyuwangi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa di tengah keterbatasan," imbuhnya.

Polresta Banyuwangi berkomitmen akan terus memberikan pengawalan serupa hingga rangkaian ujian selesai, guna memastikan putra-putri daerah di ujung selatan Banyuwangi ini mendapatkan kesempatan yang sama dalam meraih prestasi akademik. (red)