ABK Asal Sumatera Meninggal di Kapal saat Berlayar Menangkap IkanKawasan Pelabuhan Tanjungwangi


ABK Asal Sumatera Meninggal di Kapal saat Berlayar Menangkap Ikan

Keterangan Gambar : Evakuasi ABK meninggal di atas kapal. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Seorang pelaut muda meninggal di atas kapal yang tengah berlayar untuk menangkap ikan di perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi, AKP Ali Masduki mengatakan, KMN Abadi Jaya A1 sandar di Pelabuhan Tanjungwangi, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi pada Rabu (10/8/2022) sekitar pukul 17:30 WIB.

"Kapal tersebut membawa satu jenazah yang merupakan ABK KMN Abadi Jaya A1. Jenazah dievakuasi ke RSUD Blambangan," kata Ali.

Baca Juga :

Berdasarkan keterangan dari kru kapal, kata Ali, kapal tersebut berlayar sejak sebulan lalu untuk menangkap ikan di perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Pada Jumat (5/8/2022), korban mengeluh lemas dan sakit kepala kepada sepupunya, Asmadi yang juga ABK KMN Abadi Jaya A1. Oleh sepupunya korban langsung diberi obat.


Jenazah ABK berada dalam ambulance hendak dibawa menuju RSUD Blambangan. (Foto: Istimewa)

Namun sakit yang dirasakan korban tak kunjung reda, hingga tak ikut bekerja dan dirawat oleh sepupunya. "Sejak Minggu pagi, korban enggan minum obat dan hanya mau makan bubur. Saat itu nafas korban sudah terengah-engah dan akhirnya meninggal dunia," bebernya.

Musibah tersebut membuat nahkoda dan kru kapal memutuskan untuk tak melanjutkan berlayar menangkap ikan dan bertolak menuju Pelabuhan Tanjungwangi.

Sesampainya di Pelabuhan Tanjungwangi, petugas mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk diberikan tindakan medis. "Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda tanda kekerasan sebagai penyebab kematian korban," tandasnya. (fat)