
Foto Petugas dan warga berjibaku selamatkan pria 26 tahun yang tercebur sumur rumahnya di Desa Temuasri, Sempu, Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – Aksi nekat dilakukan seorang pemuda di Dusun Krajan, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Pria bernama Bayu Setiawan (26) tercebur ke dalam sumur di depan rumahnya pada Sabtu (5/9/2026) dini hari.
Proses evakuasi oleh tim SAR gabungan berlangsung dramatis. Pemuda dalam kondisi tak stabil dan diduga mengalami gangguan psikologis tersebut sempat mengamuk dan meraung-raung dari dasar sumur saat akan ditolong.
Peristiwa ini diperkirakan terjadi sejak subuh, sekitar
pukul 03.33 WIB. Pihak keluarga dan warga sekitar yang mengetahui kejadian
tersebut sebenarnya sempat mencoba memberikan pertolongan mandiri.
Dua orang warga bahkan berinisiatif turun ke dalam sumur.
Namun, upaya itu gagal lantaran korban tidak kooperatif dan terus melawan,
hingga akhirnya warga memilih naik kembali demi keselamatan.
Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat)
Kabupaten Banyuwangi, Edy Supriyono, membenarkan bahwa kondisi emosional korban
yang tidak stabil menjadi kendala utama penyelamatan awal.
"Dari hasil asesmen awal, kondisi korban tidak stabil
dan diduga mengalami gangguan psikologis. Korban sempat mengamuk dan melakukan
perlawanan ketika hendak diberikan pertolongan," kata Edy.
Karena situasi berisiko, pihak keluarga lantas melaporkan
kejadian membahayakan jiwa ini ke Pos SAR Banyuwangi.
Penanganan akhirnya melibatkan tim SAR gabungan dari
Damkarmat Banyuwangi, Pos SAR Banyuwangi, Polsek Sempu, Koramil Sempu, serta
warga setempat.
Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa,
menyebutkan bahwa pihaknya juga langsung menerjunkan tim begitu laporan
diterima.
"Begitu menerima laporan, kami langsung merespons
dengan mengerahkan tujuh personel Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi menuju lokasi
kejadian untuk melakukan upaya evakuasi," ujar I Made Oka.
Tim Rescue meluncur ke lokasi dengan perlengkapan
lengkap, mulai dari peralatan vertical rescue, confined space (ruang terbatas),
tripod, tali karmantel, hingga peralatan medis.
Drama evakuasi masih terjadi di lokasi. Saat petugas
mulai menurunkan peralatan, korban terus meraung-raung dari dalam sumur.
Petugas dan pihak keluarga harus ekstra sabar melakukan pendekatan persuasif
untuk menenangkan korban.
Usaha pembujukan tersebut akhirnya membuahkan hasil.
Setelah korban mulai tenang, seorang personel rescue turun ke dasar sumur untuk
mengikatkan tali pengaman. Korban berhasil diangkat ke permukaan sekitar pukul
08.20 WIB dalam kondisi selamat.
Seluruh rangkaian operasi evakuasi resmi berakhir pada
pukul 10.00 WIB. Korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk
mendapatkan penanganan medis serta perawatan lebih lanjut. (man)
