
Kondisi mobil sedan ringsek pasca tertemper KA Wijaya Kusuma di petak jalan Tanggul-Bangsalsari, Jember. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id, JEMBER - Perjalanan Kereta Api (KA) Wijaya Kusuma relasi Cilacap–Ketapang sempat terganggu usai menabrak satu
unit mobil sedan di perlintasan sebidang Km 176+585 JPL 108, petak jalan
Tanggul–Bangsalsari, Kabupaten Jember, Sabtu (5/9/2026) pukul 03.53 WIB.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan pengemudi sedan, Wawan
(45), warga Desa Curah Kalong, Kecamatan Bangsalsari, menderita luka berat.
Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Bangsalsari untuk menjalani perawatan
medis.
Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo
Widiantoro, membeberkan kronologi insiden berdarah tersebut. Kejadian bermula
saat mobil korban melaju dari arah selatan ke utara tanpa berhenti sejenak
ketika melintasi perlintasan kereta.
"Berdasarkan laporan masinis, terdapat kendaraan mobil
yang tidak berhenti sejenak di perlintasan saat rangkaian KA Wijaya Kusuma
melintas. Masinis sudah membunyikan suling lokomotif berkali-kali, namun karena
jarak terlalu dekat, insiden tersebut tidak terhindarkan," beber Cahyo
dalam keterangan resminya.
Guna penanganan lebih lanjut, petugas stasiun terdekat
bersama jajaran Polsuska langsung turun ke lokasi untuk mengamankan jalur.
Pihak KAI juga berkoordinasi dengan Polsek Bangsalsari untuk proses
penyelidikan.
Dampak dari peristiwa ini, perjalanan KA Wijaya Kusuma
tertahan dan mengalami keterlambatan hingga 104 menit. Penundaan dilakukan
untuk mengecek kondisi lokomotif serta menyingkirkan bangkai mobil yang
menghalangi jalur rel.
PT KAI Daop 9 Jember memastikan seluruh penumpang, awak
sarana, dan petugas dalam kondisi selamat. KAI juga memberikan Service Recovery
(SR) kepada para penumpang terdampak sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan
perjalanan KA Wijaya Kusuma dan memberikan Service Recovery sebagai bentuk
tanggung jawab serta apresiasi atas kesediaan pelanggan untuk tetap menggunakan
layanan kereta api," kata Cahyo.
Melalui kejadian ini, KAI Daop 9 Jember kembali
mewanti-wanti pengguna jalan agar selalu mendahulukan perjalanan kereta api di
perlintasan sebidang. (man)
