Kandang Ayam di Banyuwangi Terbakar Saat Ditinggal Pemiliknya Salat Usai Bakar SampahDamkarmat Banyuwangi

Kandang Ayam di Banyuwangi Terbakar Saat Ditinggal Pemiliknya Salat Usai Bakar Sampah

Kandang beserta 10 ekor ayam milik warga Desa Alasbuluh, Wongsorejo, Banyuwangi hangus dilalap api. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Nasib apes menimpa Muhammad Luthfianto (32), warga Dusun Krajan 1, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Kandang ayam miliknya ludes terbakar saat ditinggal salat setelah ia membersihkan dan membakar sampah di area sekitar kandang, Rabu (22/7/2026) siang.

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.20 WIB tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar. Pasalnya, lokasi kejadian berada cukup dekat dengan pemukiman padat serta kandang lain yang berisi beberapa ekor sapi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi, Edy Supriyono, menjelaskan bahwa insiden bermula saat pemilik membersihkan pekarangan kandang dan mengumpulkan sampah untuk dibakar.

Baca Juga :

"Setelah membakar sampah, pemilik meninggalkan lokasi untuk melaksanakan ibadah salat. Namun, tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api cepat membesar dan merambat ke bangunan kandang yang terbuat dari material mudah terbakar," kata Edy.

Seusai menunaikan salat, korban dikejutkan oleh teriakan para tetangga yang melihat api sudah membumbung tinggi.

Warga sekitar pun langsung berhamburan keluar rumah dan bergotong-royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar tidak merembet ke kandang sapi milik warga lain.

Di saat bersamaan, salah seorang warga bernama Dani (34) sigap menghubungi Call Center Dinas Damkarmat Kabupaten Banyuwangi untuk meminta bantuan darurat.

"Mendapat laporan tersebut, kami langsung menerjunkan 7 personel dari Regu Brama 2 beserta satu unit armada pemadam. Meski harus menempuh jarak sekitar 27 kilometer, setibanya di lokasi api sudah berhasil dipadamkan secara mandiri oleh warga," ujar Edy.

Kendati api sudah padam saat tim tiba, petugas Damkarmat tetap melakukan langkah penanganan lanjutan berupa pendinginan guna memastikan tidak ada lagi sisa bara api yang berpotensi memicu penyalaan ulang.

Edy memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Kendati demikian, kerugian materiil tak bisa dihindarkan setelah bangunan berukuran 4x3 meter berbahan kayu, bambu, dan asbes beserta 10 ekor ayam di dalamnya hangus terbakar. Total taksiran kerugian diperkirakan mencapai Rp3 juta.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat luas agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melakukan aktivitas pembakaran sampah di musim kemarau atau saat angin bertiup kencang. (man)