
Prosesi evakuasi korban meninggal dunia akibat kecelakaan laut di perairan Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id - Kapal nelayan dilaporkan mengalami
kecelakaan laut di perairan Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi.
Akibatnya, dua anak buah kapal (ABK) dinyatakan meninggal dunia dan dua lainnya
masih dalam pencarian.
Korban meninggal dunia masing-masing berinisial Pu (60),
asal Dusun Sumberdadi, Desa/Kecamatan Tegaldlimo, dan Ju (46), warga Dusun
Cempoko Sari, Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring.
Sementara dua nelayan yang belum ditemukan yakni, Pe (34),
nelayan asal Desa Tegalsari, Kecamatan Tegaldlimo, dan Lu (25), warga Desa
Tegalsari, Kecamatan Tegaldlimo.
Kapolsek Purwoharjo, AKP Agus Suhartono menginformasi
peristiwa kecelakaan laut yang terjadi Senin dini hari tersebut. Saat kejadian,
kapal itu hendak kembali ke daratan usai melaut.
Suhartono menyebut kapal tersebut membawa 33 ABK. Sebanyak
29 awak kapal berhasil selamat. Sementara dua awak kapal ditemukan dalam
kondisi meninggal dunia, sedangkan dua lainnya hingga kini masih belum
ditemukan.
"Saat ini proses pencarian dua korban hilang masih
berlangsung. Sementara dua jenazah korban lainnya telah diserahkan ke pihak
keluarga," ungkapnya, Senin (20/7/2026).
Menurut salah seorang saksi yang berhasil selamat, kapal
tiba-tiba terseret arus lalu dihantam ombak besar saat melintas di sekitar
Plawangan Grajagan sekira pukul 04.00 WIB.
Akibat hantaman ombak tersebut, mesin kapal mati sehingga
nahkoda tidak dapat mengendalikan perahu. Kapal kemudian terbalik dan seluruh
ABK tercebur ke laut.
"Saat itu para awak kapal berusaha menyelamatkan diri
dengan berenang maupun berpegangan pada galon dan benda yang mengapung,"
kata Kapolsek Purwoharjo.
Hingga berita ini ditulis, Tim SAR Gabungan masih melakukan
upaya pencarian terhadap dua anak buah kapal yang sampai saat ini belum
ditemukan. (fat)
