
Tiga kendaraan ringsek usai terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Banyuwangi-Jember. (Foto: Fattahur)
KabarBanyuwangi.co.id – Tabrakan beruntun melibatkan dua unit truk dan sebuah mobil terjadi di Jalan Raya Banyuwangi-Jember, masuk Desa/Kecamatan Kabat, Kamis (22/1/2026) siang.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Andi Restu Darmawan mengungkapkan kronologi kecelakaan beruntun tiga kendaraan tersebut.
Peristiwa tersebut bermula saat dump truk bermuatan tanah
urug melaju ke utara dari arah Kecamatan Rogojampi menuju Banyuwangi dan
berusaha mendahului kendaraan lain di depannya.
Pada saat bersamaan, ada pemotor yang belum diketahui
identitasnya melaju dari arah selatan ke utara dan menyalip dump truk tersebut
dari sisi kiri.
"Berdasarkan informasi awal yang kita terima di
lokasi, ada pemotor menyalip dari sisi kiri lalu menekuk ke kanan," kata
Andi.
Karena kaget pengemudi dump truk banting setir ke kanan
hingga terlempar ke jalur lawan. Nahasnya, kendaraan tersebut justru menghantam
truk bermuatan lonjoran besi yang datang dari arah berlawanan.
Truk bermuatan besi kemudian terdorong lalu menabrak
mobil Daihatsu Xenia berwarna putih di depannya. Pengemudi mobil banting setir
ke kiri hingga akhirnya menabrak pohon besar di tepi jalan.
Insiden ini membuat ketiga kendaraan ringsek parah.
Sementara lonjoran batang besi yang diangkut truk terlempar ke depan dan
mengenai bagian belakang mobil Xenia.
Pantauan di lokasi, peristiwa kecelakaan beruntun ini
membuat arus lalu lintas dari arah Rogojampi menuju Kabat maupun dari arah
sebaliknya menjadi terganggu selama beberapa jam.
Sebagian anggota Satlantas Polresta Banyuwangi berusaha
mengurai kemacetan. Sementara lainnya melakukan proses evakuasi dengan dibantu
personel Polsek Kabat, Kantor SAR Banyuwangi, Damkarmat, serta Dishub
Banyuwangi.
"Terkait identitas seluruh korban masih kami data. Dan kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Andi menambahkan.
Petugas
kepolisian mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan di sekitar lokasi
kejadian kecelakaan. (Foto: Fattahur)
Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa menambahkan, proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan peralatan ekstrikasi karena ada satu korban terjepit di dalam kabin truk yang ringsek.
Setelah melalui upaya penyelamatan intensif, pada pukul
16.25 WIB korban berhasil dikeluarkan dari kabin namun dinyatakan meninggal
dunia (MD) dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Suhaili (62),
warga Jalan Trunojoyo, Kecamatan Banyuwangi. Ia merupakan sopir truk muat tanah
urug.
"Tim SAR bekerja maksimal dengan mengutamakan
keselamatan personel dan ketelitian dalam proses ekstrikasi. Kondisi kendaraan
yang rusak berat menjadi tantangan tersendiri dalam evakuasi," ujarnya.
(fat)