Kepala DPU Pengairan Banyuwangi Guntur Priambodo bersama staf mengecek saluran air di Bulusan. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan setempat, berencana melakukan pelebaran saluran air di wilayah Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro.
Wacana pelebaran itu dilakukan pasca banjir yang menerjang pemukiman warga di wilayah itu pada 4 Maret 2024. Musibah itu mengakibatkan 9 KK di RT 01 / RW 01, Lingkungan Kampungbaru, sempat terendam.
Banjir menyisakan lumpur setebal 30 sentimeter dan sampah.
Penanganan pasca banjir juga telah dilakukan BPBD bersama stakeholder terkait.
Kepala DPU Pengairan Banyuwangi Guntur Priambodo mengungkapkan
penyebab banjir di Bulusan terjadi akibat curah hujan tinggi dan pendangkalan
di saluran air.
Tersumbatnya saluran baik karena sedimentasi dan sampah di
jembatan kecil kawasan sekitar, mengakibatkan air meluap hingga meluber ke
perkampungan.
"Untuk mencegah kejadian serupa, kami melakukan
normalisasi dan pelebaran saluran. Setelah kita hitung, akan kita lebarkan 2,5
meter sampai 3 meter di saluran afur Bulusan,” kata Guntur, Rabu (6/3/2024).
Selain pelebaran, DPU Pengairan akan memasang tangkis untuk
penahan debit air agar tak meluap saat curah hujan tinggi.
Guntur menambahkan, banjir yang menerjang sejumlah rumah
warga di Lingkungan Kampungbaru ini memang karena ada pendangkalan saluran.
“Disamping curah hujannya cukup tinggi yakni 85 milimeter dan
afur nya terlalu sempit. Terus juga sampah nyangkut di jembatan kecil hingga
tumpah ke perkampungan. Makanya akan kita perlebar lagi,” pungkasnya. (fat)