Polresta Banyuwangi Apresiasi Warga Sarongan Berhasil Gagalkan Aksi Penipuan Tokek Senilai Rp2 MiliarPolresta Banyuwangi

Polresta Banyuwangi Apresiasi Warga Sarongan Berhasil Gagalkan Aksi Penipuan Tokek Senilai Rp2 Miliar

Kapolresta Banyuwangi saat memberikan piagam penghargaan kepada Rendra Bayu Alwana yang berhasil menggagalkan penipuan. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id – Pria asal Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Rendra Bayu Alwana (47) berhasil menggagalkan penipuan bermodus jual beli tokek bernilai miliaran rupiah.

Atas aksinya tersebut, tiga orang warga negara Thailand yang datang langsung ke Banyuwangi berhasil selamat dari penipuan oleh seseorang yang mengaku memiliki dua ekor tokek emas senilai Rp 2 miliar.

Rendra memanfaatkan aplikasi penerjemah untuk berkomunikasi dengan ketiga warga Thailand. Setelah mendengar penjelasan dari korban, ia mencoba menelusuri identitas pelaku yang mengaku sebagai warga setempat.

Baca Juga :

Namun Rendra tak mengenali pelaku. Sehingga ia yakin bahwa itu adalah modus penipuan. Ketiga warga Thailand pun berterima kasih kepada Rendra. Setelahnya mereka pulang dengan menaiki taksi yang sebelumnya digunakan saat berangkat dari Surabaya.

Aksi Rendra Bayu Alwana ini mendapat apresiasi dari kepolisian setempat. Ia diundang langsung ke Polresta Banyuwangi pada Jumat (18/4/2026).

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan secara langsung memberikan piagam penghargaan kepada Rendra atas perannya menggagalkan penipuan tersebut.

"Tentu rasa bahagia, sebagai penanggung jawab keamanan melihat ada masyarakat yang aktif ikut menjaga peradaban, mewujudkan masyarakat aman dan tertib,” kata Rofiq.

“Karena Harkamtibmas sebagai tugas Polri tidak akan terwujud jika masyarakatnya tidak sekeren seperti Mas Rendra ini," imbuh Rofiq.

Rofiq menyebut, Rendra patut menjadi role model atau contoh bagi masyarakat lainnya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban, serta mendukung program-program pemerintah.

"Masyarakat keren seperti ini yang patut menjadi role model, contoh-contoh kepada masyarakat Banyuwangi untuk mau aktif untuk menciptakan keamanan dan ketertiban, mendukung pembangunan yang direncanakan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," pungkasnya. (fat)