Pria Paruh Baya Tewas di Atas Kapal Ferry Tujuan LombokPolresta Banyuwangi


Pria Paruh Baya Tewas di Atas Kapal Ferry Tujuan Lombok

Keterangan Gambar : Korban dievakuasi menggunakan tugboat dan dilarikan ke rumah sakit. (Foto : Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Seorang pria paruh baya berinisial AT (58), meninggal di atas kapal motor (KM) Mutiara Barat saat perjalanan dari Pelabuhan Tanjungwangi menuju Pelabuhan Gilimas, Lombok.

Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu melalui Kasubag Humas, Iptu Lita Kurniawan mengatakan, penumpang asal Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo tersebut sempat mengeluh pusing sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

"Jadi, korban saat itu sempat mengeluh pusing ketika menaiki tangga lantai dua kapal. Setelah itu tiba-tiba korban terjatuh dan meninggal di atas kapal tujuan Lombok," kata, Iptu Lita Kurniawan, kepada sejumlah wartawan, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga :

Sementara itu, dari keterangan sejumlah saksi, kata Lita, korban awalnya berangkat seorang diri dari Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi sekitar pukul 06:30 WIB hendak menuju Pelabuhan Gilimas, Lombok.

Tepat setengah jam setelah kapal berlayar, korban diketahui menaiki tangga lantai dua kapal. Saat itu kapal sudah berada di sekitaran perairan Tanjung Pasir, Selat Bali.

"Korban ditemukan oleh petugas kebersihan kapal dalam kondisi sudah terjatuh di lantai kapal di bawah tangga," ungkapnya.


Korban dibawa mobil ambulance rumah sakit. (Foto: Istimewa)

Petugas kebersihan yang menemukan langsung bergegas melaporkan ke nahkoda kapal. "Setelah diperiksa, rupanya pria tersebut sudah meninggal dunia," katanya.

Korban selanjutnya dievakuasi menggunakan tugboat atau kapal tunda dibawa menuju Pelabuhan Tanjungwangi, kemudian dilarikan ke RSUD Blambangan, Banyuwangi untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis.

"Saat ini korban sudah ditangani oleh tim medis RSUD Blambangan, sambil menunggu kedatangan pihak keluarga korban," pungkasnya. (fat)