Vaksinasi Covid-19 di salah satu ruang Puskesmas Paspan, Kecamatan Glagah. (Foto: Fattahur)
KabarBanyuwangi.co.id - Pusat Kesehatan Masyarakat
(Puskesmas) adalah fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan
kegiatan secara menyeluruh. Di masa pandemi Covid-19, puskesmas menjadi salah
satu ujung tombak program vaksinasi.
Hal itu merupakan upaya pemerintah agar pelaksanaan
vaksinasi lebih mudah dijangkau masyarakat. Sehingga cakupan vaksinasi dosis
lengkap bisa merata.
Di Puskesmas Desa Paspan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, vaksinasi
digelar rutin selama hari kerja. Vaksinasi mulai dari dosis pertama, kedua, dan
ketiga atau booster diberikan kepada masyarakat.
"Sasaran vaksinasi yakni masyarakat umum, mulai dari
anak usia 6-11 tahun hingga lansia," ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis
Daerah (UPTD) Puskesmas Paspan, Nanik Ruliyati, Selasa (8/3/2022).
Selain dibuka di puskesmas, vaksinasi juga dilakukan di
sejumlah titik dan di beberapa kegiatan. Seperti saat posyandu, pembagian
bantuan, dan kegiatan lain di wilayah Kecamatan Glagah.
"Untuk memperluas cakupan vaksinasi, kami rutin jemput bola dengan mendatangi sekolah maupun rumah-rumah warga, terutama lansia. Ini untuk mewujudkan kekebalan kelompok atau herd immunity," terangnya.
Vaksinasi digelar di beberapa kegiatan
masyarakat. (Foto: Istimewa)
Ditambahkan Ismaulyana, Koordinator Imunisasi memastikan
ketersediaan vaksin Covid-19 di Kecamatan Glagah masih mencukupi untuk
menjangkau 28.750 penerima vaksin dengan dosis lengkap.
"Untuk penerima dosis pertama sudah mencapai 94,24
persen atau 27. 940. Sedangkan untuk vaksin dosis kedua sudah sekitar 21.240
penerima atau 73,88 persen. Selanjutnya pemberian dosis ketiga masih sedikit
karena baru mulai yakni 1.602 orang telah dibooster. Kalau anak usia 6-11
tahun, 2.786 dari 2.967 anak di Glagah sudah divaksin," bebernya.
Menurut Ismaulyana, vaksin Covid-19 yang diterimanya yakni
jenis Sinovac dan Pfizer. Rata-rata per hari bisa menghabiskan 100 dosis.
"Di Kecamatan Glagah ada sekitar 10 titik tempat
vaksinasi, per titik setiap harinya menyuntikkan vaksin sampai 30 dosis. Jika
dikemudian hari ada kekurangan, tentu kami akan minta lagi ke Dinas Kesehatan.
Tujuannya agar seluruh masyarakat, khususnya warga Paspan sudah tervaksin
seluruhnya dengan dosis lengkap," pungkasnya. (fat)